Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasar Saham Asia Berfluktuasi Menunggu Rilis Data Inflasi AS

📅 Rabu, 29 Mei 2024, 00:45 WIB | Oleh:
Pasar Saham Asia Berfluktuasi Menunggu Rilis Data Inflasi AS Doc: ISTIMEWA
Ket. Harga minyak melanjutkan kenaikannya.

NEW YORK - Pasar saham di Asia, pada hari Selasa (28/5), berfluktuasi usai investor mengambil jeda setelah reli hari sebelumnya dan bersiap untuk rilis data inflasi utama Amerika Serikat (AS) pada minggu ini.

Dengan ditutupnya Wall Street dan London pada hari libur nasional, hanya ada sedikit katalis yang mendorong bisnis, meskipun komentar dari pejabat tinggi Bank Sentral Eropa memperkuat optimisme bahwa biaya pinjaman di zona euro akan turun pada pertemuan bulan Juni.

Dikutip dari Yahoo News, data pada Jumat lalu menunjukkan kepercayaan konsumen AS meningkat dan ekspektasi inflasi turun memberikan kepercayaan yang cukup bagi para pedagang untuk mendorong harapan setidaknya satu kali penurunan suku bunga sebelum bulan Januari.

Hal ini memberikan sedikit tekanan terhadap dollar AS terhadap mata uang utama lainnya, dengan yen juga didukung oleh meningkatnya spekulasi Bank of Japan akan menaikkan suku bunga pinjaman lagi dalam beberapa bulan ke depan.

Namun, fokus utama di lantai perdagangan adalah rilis indeks pengeluaran konsumsi pribadi atau personal consumption expenditures (PCE) AS yang menjadi ukuran inflasi acuan dari Federal Reserve, pada hari Jumat, yang diperkirakan mengalami sedikit perlambatan di bulan April dibandingkan bulan sebelumnya.

Berhati-hati

Angka tersebut muncul setelah sejumlah pengambil kebijakan moneter memperingatkan dalam beberapa pekan terakhir bahwa mereka berhati-hati dalam menurunkan suku bunga terlalu cepat dan ingin melihat lebih banyak data yang membuktikan tekanan harga mulai berkurang.

"Sementara the Fed terus memperdebatkan kapan harus menaikkan suku bunga, European Central Bank (ECB) tampaknya akan melakukan pemotongan suku bunga. Kecuali ada kejutan besar, arah selanjutnya adalah penurunan suku bunga," dan kepala ekonom ECB, Philip Lane.

Hal ini terjadi setelah data inflasi zona Euro untuk bulan Mei, yang akan dirilis pada hari Jumat. Pasar saham Tokyo, Shanghai, Sydney, Seoul, Wellington, Manila dan Bangkok melemah, sedangkan Singapura, Taipei, Mumbai, dan Jakarta menguat. Hong Kong masih mendatar.

London melemah karena investor kembali dari libur panjang akhir pekan, sementara Paris juga melemah, namun Frankfurt menguat. Di pasar mata uang, dollar AS melemah karena para pedagang mengamati penurunan suku bunga the Fed, bahkan ketika ECB dan Bank of England mempertimbangkan langkah tersebut sebelumnya.

"Dollar AS melemah secara keseluruhan dengan latar belakang risiko positif yang tampaknya mengesampingkan daya tarik safe-haven greenback," kata Rodrigo Catril dari National Australia Bank.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...
Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.