Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lestari Tegaskan Teknologi Digital Perlu Diimbangi Nilai Budaya

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lestari Tegaskan Teknologi Digital Perlu Diimbangi Nilai Budaya Doc: mpr.go.id
Ket. Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat.

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan bahwa pertumbuhan teknologi digital yang berpotensi mempengaruhi generasi muda perlu diimbangi dengan penguatan nilai-nilai budaya dan wawasan kebangsaan.

Dia mengatakan teknologi digital memiliki dua sisi potensi yang saling bertentangan, bisa berdampak negatif dan positif. Hal itu, kata dia, tergantung terhadap bagaimana seseorang memanfaatkannya.

"Peningkatan literasi digital bagi setiap anak bangsa harus menjadi perhatian semua pihak untuk menekan dampak negatif perkembangan teknologi," kata Lestari dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (27/5).

Berdasarkan data survei dari We Are Social dan Kepios 2022, menurut Lestari, pengguna internet di Indonesia terus bertambah setiap tahun. Pada 2022 tercatat 204 juta, pengguna internet di Indonesia atau 73,7 persen penduduk Indonesia.

Menurut Wakil Ketua MPR RI, survei yang sama mengungkapkan sejumlah 80,1 persen penduduk Indonesia menggunakan internet untuk mencari informasi. Selain itu, menurutnya, mereka dapat menghabiskan waktu 8 jam 36 menit dalam 1 hari menggunakan internet.

Teknologi digital, kata dia, dinilai mulai mengkhawatirkan karena dampak negatifnya antara lain mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan generasi muda dalam menyerap nilai-nilai budaya dalam proses membangun karakter bangsa.

Oleh karena itu, menurut Lestari, kondisi tersebut harus segera diimbangi dengan upaya yang masif dan konsisten dalam meningkatkan literasi digital setiap anak bangsa, serta penanaman nilai-nilai budaya dan wawasan kebangsaan yang utuh.

Dia juga menyampaikan pemanfaatan teknologi digital yang sudah menjadi bagian keseharian setiap anak bangsa harus benar-benar mampu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam upaya meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat karakter anak bangsa.

Pengetahuan tentang pemanfaatan teknologi digital yang benar, menurut Lestari, harus mampu dimanfaatkan untuk mengakselerasi peningkatan pemahaman nilai-nilai kebangsaan yang dibutuhkan dalam proses membangun karakter setiap warga negara.

Dia berharap para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah mampu berperan aktif dalam proses peningkatan literasi digital masyarakat demi mewujudkan anak bangsa yang berkarakter dan berdaya saing agar mampu menjawab berbagai tantangan zaman. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng

Potensi komoditas kakao Jembrana

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.