Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Sumbar Diimbau Tetap Waspada Potensi Banjir Bandang Susulan Marapi

24 Sabtu, 25 Mei 2024, 13:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Sumbar Diimbau Tetap Waspada Potensi Banjir Bandang Susulan Marapi Warga Sumbar Diimbau Tetap Waspada Potensi Banjir Bandang Susulan Marapi Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Warga bersama aparat kepolisian saat berusaha mengevakuasi mobil yang terjebak akibat terdampak banjir lahar hujan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

PADANG - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat untuk terus mewaspadai potensi terjadinya banjir bandang susulan di sekitar aliran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi, Sumatera Barat.

"Pada saat musim hujan atau intensitas hujan tinggi, area sekitar sungai yang berhulu di Gunung Marapi masih berpotensi terjadi banjir bandang susulan," kata Kepala PVMBG Hendra Gunawan melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Padang, Sabtu (25/5).

Hal tersebut disampaikan Kepala PVMBG terkait hasil penyelidikan pendahuluan gerakan tanah di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi mengantisipasi banjir bandang susulan, salah satunya melalui operasi teknologi modifikasi cuaca atau TMC.

Rekayasa cuaca tersebut diharapkan mampu memindahkan bibit-bibit awan hujan dari lokasi terdampak bencana ke laut lepas.

Dalam laporan yang disampaikan PVMBG diketahui tipe gerakan tanah yang terjadi di Kabupaten Agam maupun di Kabupaten Tanah Datar adalah aliran bahan rombakan, atau banjir bandang yang dipengaruhi material pascaerupsi Gunung Marapi.

Menyikapi adanya potensi banjir badang susulan dan gerakan tanah, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi di antaranya, pertama, instansi itu menyarankan agar masyarakat yang masih bermukim di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi segera mengungsi ke lokasi yang jauh lebih aman.

PVMBG menyarankan agar dilakukan pemantauan perkembangan aliran bahan rombakan untuk mengetahui kondisi terkini, khususnya pada area sungai yang berhulu dari Gunung Marapi.

Selanjutnya, apabila terjadi perkembangan aliran bahan rombakan susulan pada jalur alur sungai, masyarakat diminta segera menjauh dari lokasi gerakan tanah atau alur sungai.

Kemudian, kata Hendra, PVMBG juga menyarankan agar segera dibangun sabo dam yang berfungsi sebagai pengendali aliran sungai yang berhulu dari gunung api tersebut.

"Termasuk juga memperbaiki dan memperbesar gorong-gorong sungai, normalisasi sungai serta perbaikan keairan terutama di bagian hulu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.