Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perbaikan Ekologi Sungai Kuning Akan Memastikan Terjaminnya Sumber Makanan 200 Juta Orang Tiongkok

📅 Jumat, 24 Mei 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perbaikan Ekologi Sungai Kuning Akan Memastikan Terjaminnya Sumber Makanan 200 Juta Orang Tiongkok Doc: ANTARA/Nabil Ihsan
Ket. Deputi Direktur Departemen Kerja Sama Internasional, Sains dan Teknologi Komisi Konservasi Sungai Kuning Tiongkok, Sun Yangbo, menyampaikan paparannya di sesi panel tingkat tinggi World Water Forum Ke-10 di Nusa Dua, Bali, Kamis (23/5/2024).

Badung - Perbaikan kualitas ekologis di Sungai Kuning, sungai kedua terpanjang di Tiongkok, memastikan terjaminnya sumber air dan makanan bagi setidaknya 200 juta rakyat Tiongkok di daerah aliran sungainya, demikian menurut Komisi Konservasi Sungai Kuning Tiongkok.

Deputi Direktur Departemen Kerja Sama Internasional, Sains dan Teknologi komisi, Sun Yangbo, menjelaskan bahwa perbaikan tersebut mendesak karena sungai itu menjadi sumber air untuk 15 persen pertanian nasional yang menjadi sumber makanan bagi sekurangnya 12 persen populasi Tiongkok.

"Program restorasi sistem ekologi, selain penting untuk menangani sedimen dan persoalan banjir di Sungai Kuning, juga penting dalam upaya mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan serta keamanan pangan," demikian menurut Sun dalam pemaparannya di sesi panel tingkat tinggi World Water Forum Ke-10 di Nusa Dua, Bali, Kamis.

Dengan panjang 5.464 kilometer, Sungai Kuning melintasi sembilan provinsi di bagian tengah Tiongkok dan merupakan titik lahirnya peradaban Tiongkok di masa lalu.

Sun menjelaskan, tingkat pemanfaatan sumber daya air dari sungai tersebut telah mencapai tingkat 80 persen, jauh lebih tinggi dibanding ambang batas standar pemanfaatan ekologis yang aman sebesar 40 persen.

Oleh karena itu, pemerintah Tiongkok menetapkan visi nasional untuk stabilisasi ekologi yang memberi rangka ideologis untuk kebijakan lingkungan negara.

Visi tersebut diterapkan, salah satunya, melalui perencanaan pengembangan Sungai Kuning selama 10 tahun yang mencakup perlindungan lingkungan daerah aliran sungai, perbaikan masalah kualitas sumber daya air, dan menjaga kehidupan berkelanjutan.

"Selain itu, kami memiliki Undang-undang Perlindungan Sungai Kuning yang memberikan regulasi dan kebijakan yang jelas terhadap perlindungan ekologis, reforestasi, restorasi, dan menetapkan standar lingkungan untuk tingkat air," ucap dia.

Sun juga menyebut aspek tata kelola air yang baik, pengembangan sistem infrastruktur, pendekatan sistematis, serta investasi dan pendanaan sebagai penyokong langkah-langkah menyelamatkan lingkungan, seperti yang telah dilakukan pihaknya.

World Water Forum Ke-10 yang digelar di Nusa Dua, Bali, pada 18-25 Mei 2024, membahas konservasi air, air bersih dan sanitasi, ketahanan pangan dan energi, serta mitigasi bencana alam.

Forum tersebut berhasil mengesahkan sebuah deklarasi tingkat menteri yang mencakup sejumlah usulan Indonesia dalam pengembangan air, yaitu pendirian Centre of Excellence untuk ketahanan air dan iklim, penetapan Hari Danau Sedunia melalui resolusi PBB, dan pengarusutamaan isu pengelolaan air untuk negara-negara berkembang di pulau-pulau kecil.

Selain itu, kompendium aksi konkret yang mencakup 113 proyek di sektor air dan sanitasi dengan nilai total Rp148,94 triliun turut disahkan dalam WWF ke-10.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.