Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebun Raya Pamerkan Tumbuhan Tanduk Rusa

📅 Jumat, 24 Mei 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebun Raya Pamerkan Tumbuhan Tanduk Rusa Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Ket. Pameran tumbuhan Platycerium di Kebun Raya Bogor.

BOGOR - Tumbuhan yang bernama Tanduk Rusa (platycerium) dipamerkan di area Griya Anggrek, Kebun Raya Bogor 22-26 Mei. Pameran dalam rangka meayakan Hari Ulang Tahun ke-207, Kebun Raya Bogor.

Manager Sales and Marketing Kebun Raya Bogor, Susi Suparlina, Rabu, mengatakan dalam program pameran tersebut, berkolaborasi dengan Komunitas Platycerium atau Indonesian Platycerium Society (IPS).

Susi menyebutkan ada empat tumbuhan Platycerium yang dipamerkan. Keempatnya adalah Platycerium willinckii Masayu, Platycerium willinckii Diablo, Platycerium willinckii Buffalo Yard, dan Platycerium willinckii Sawangensis.

Menurut Susi, empat tumbuhan yang dipamerkan merupakan hasil kolaborasi bersama IPS yang bernilai ratusan juta rupiah. Salah satu tumbuhan yang dipamerkan, Platycerium willinckii Buffalo Yard mendapat penawaran dari kolektor tumbuhan dari luar negeri. Tawaran terendah adalah 9.500 dollar AS.

Staf Holtikultura Kebun Raya Bogor, Afrizal Ilham, menjelaskan yang membuat Platycerium mahal adalah kelangkaannya. Maka, pemilik tanduk rusa kebanyakan mereka yang memang hobi. Selain itu, bentuknya cukup unik. "Maka, karena langka dan unik, jelas harganya mahal," tandas Afrizal.

Menurut Afrizal, Platycerium memiliki 17 jenis, di mana tujuh di antaranya berasal dari Indonesia. Di Kebun Raya Bogor ada dua: Wandae dan Grandae. Ini endemik Indonesia.

Selain Pameran Platycerium, pengelola Kebun Raya Bogor juga menampilkan beragam program dalam Festival Kebun Raya Bogor. Program tersebut termasuk eduwisata, jelajah kebun raya, pameran, dan talkshow.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Nasional
Jelang HUT ke-81 TNI, Pangl...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.