Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Keren Ini untuk Tangani DBD

📅 Rabu, 22 Mei 2024, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Keren Ini untuk Tangani DBD Doc: ANTARA/HO-DInkes Kota Tangerang
Ket. Pj Wali Kota Nurdin bersama kader kesehatan dalam suatu acara di Stadion Mini Cipondoh, Selasa.

Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan meluncurkan aplikasi Penatalaksanaan Penyakit Tular Vektor & Zoologis Berbasis Wilayah (Perisai) sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD)

"Dengan diluncurkannya aplikasi ini diharapkan dapat lebih mudah melakukan pemantauan di seluruh wilayah karena basisnya adalah by name by address, sehingga pemetaan dan pencegahan serta penanggulangan dapat lebih tersasar," kata Pj Wali Kota Nurdin dalam sambutan pada acara di Stadion Mini Cipondoh, Selasa

Selain meluncurkan aplikasi Perisai, dalam kegiatan jambore tersebut, juga dilakukan Penandatangan Komitmen Pencegahan dan Penanggulangan DBD melalui Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk 4M Plus bersama para Kepala Perangkat Daerah dan stakeholder terkait.

"Untuk menekan eskalasi penyakit DBD ini, tentunya diperlukan kolaborasi dari seluruh pihak dan dengan komitmen bersama ini diharapkan upaya pemberantasan sarang nyamuk dapat lebih optimal, sehingga pencegahan dan penanggulangan DBD dapat kita upayakan dengan lebih masif," katanya.

Ia juga turut menyampaikan, Pemkot juga melakukan upaya peningkatan kualitas kesehatan melalui peningkatan dan redistribusi fungsi posyandu.

Sebagai bentuk implementasi dan integrasi layanan primer, Pustu di Kota Tangerang sudah diupgrade semua menjadi Puskesmas untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan

"Kita mengupgrade 1.097 posyandu yang ada di Kota Tangerang agar dapat menjadi jangkar pelayanan kesehatan yang mencakup ke seluruh siklus kehidupan mulai dari balita hingga lansia," katanya.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Mugiya Wardhany menjelaskan aplikasi itu merupakan langkah proaktif dalam memantau data kesehatan dari puskesmas dan rumah sakit yang ada di seluruh Kota Tangerang.

"Dengan aplikasi Perisai, kita dapat lebih cepat mengetahui kondisi di lapangan melalui data yang diinput oleh tenaga medis di puskesmas dan rumah sakit sehingga penanganan akan lebih tepat sasaran," katanya.

Mugi menambahkan puskesmas dan rumah sakit di Kota Tangerang melaporkan temuan kasus dari pasien DBD melalui aplikasi Perisai.

Selanjutnya akan ditindaklanjuti ke wilayah sesuai domisili pasien untuk dilakukan pencegahan penularan lebih lanjut, seperti pemeriksaan jentik untuk menentukan perlu atau tidak adanya fogging, pemberian abate, dan pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk.

"Salah satu fokus utama dari aplikasi ini adalah penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD). Namun, tidak hanya itu, penyakit menular lainnya yang disebabkan oleh serangga juga menjadi perhatian serius," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.