Menkeu Bidik Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen di 2025
📅 Selasa, 21 Mei 2024, 02:02 WIB | Oleh: Tim RedaksiLalu pemerintah harus bisa meyerap investasi sekitar 7 ribu triliun rupiah, terutama dari dalam negeri jika dari luar seret," kata pakar ekonomi dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Imron Mawardi kepada Koran Jakarta, Senin (20/5).
Imron mengatakan pemerintah harus bisa menggerakkan BUMN sebagai motor utama investasi dan komponen masyarakat lainnya.
Jika memang program invetasi yang digelontorkan selama ini benar, seharusnya akan membantu mencapai target tersebut, karena akan menunjukkan hasilnya.
"Memang berbagai tantangan seperti konflik Timur Tengah, Ukraina dan perubahan iklim dapat memicu krisis global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tapi dari pengalaman-pengalaman penurunan global sebelumnya, kita selalu diuntungkan dengan naikknya harga komoditas yang terjadi saat krisis.
Memang secara volume ekspor seperti CPO, batu bara dan lainnya akan turun, tapi harganya selalu naik sehingga secara komoditas akan tetap surplus dan mendukung pertumbuhan," kata Imron.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!