Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Layanan Pendidikan di IKN Akan Terus Ditingkatkan

📅 Senin, 20 Mei 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Layanan Pendidikan di IKN Akan Terus Ditingkatkan Doc: ISTIMEWA
Ket. ALIMUDDIN Deputi Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN - Kami telah melakukan upaya akselerasi peningkatan mutu pendidikan, termasuk infrastruktur dan tenaga pendidik di kawasan IKN.

SAMARINDA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menekankan pentingnya layanan dasar selama masa transisi IKN dan memastikan pemberian pelayanan pendidikan di kawasan tersebut setidaknya sama dengan di DKI Jakarta. Untuk itu, OIKN terus meningkatkan layanan pendidikan di Nusantara.

"Sedari sekarang kami berkolaborasi melakukan peningkatan kapasitas dan keterampilan guru yang ada saat ini (existing) sebagai langkah awal dalam meningkatkan layanan pendidikan," kata Deputi Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin, di Samarinda, Sabtu (18/5).

Seperti dikutip dari Antara, Alimuddin mengungkapkan kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim telah dimulai sejak tahun 2023 untuk meningkatkan mutu pendidikan di IKN.

"Kami telah melakukan upaya akselerasi peningkatan mutu pendidikan, termasuk infrastruktur dan tenaga pendidik di kawasan IKN saat ini," tuturnya.

Alimuddin menekankan pentingnya mengadopsi praktik terbaik dari sekolah-sekolah swasta yang telah menunjukkan hasil yang baik dalam upaya untuk meningkatkan kapasitas sektor pendidikan. "Kami ingin mengadopsi pola-pola yang berhasil ini ke dalam sistem pendidikan di sekolah negeri," tuturnya.

Menurut Alimuddin, Otorita IKN sedang menyusun peta jalan pendidikan, yang diharapkan dapat menjadi panduan untuk perbaikan dan penyempurnaan kebijakan pendidikan yang ada. "Kami tidak melakukan revolusi, tetapi penyempurnaan untuk membuat layanan pendidikan lebih lincah," tandasnya.

Dengan berbagai upaya yang sedang dilakukan, Alimuddin optimistis IKN akan menjadi contoh bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. "Kami berkomitmen untuk membuat perubahan yang berarti dan berkelanjutan," tuturnya.

Banyak Tantangan

Dia mengungkapkan masih banyak tantangan yang dihadapi dalam menerapkan konsep Merdeka Belajar secara murni. "Kebijakan dari Jakarta tentu membutuhkan waktu untuk langsung diadopsi, sementara banyak persoalan lokal yang membuat proses ini lambat," tambahnya.

Ia menyoroti pentingnya mengubah pola pikir dalam ekosistem pendidikan, mulai dari kepala sekolah hingga guru. "Perubahan satu atau dua orang tidak cukup. Kita perlu mengubah seluruh ekosistem," ucapnya.

Menurutnya, kawasan IKN saat ini memiliki kesempatan untuk mengimplementasikan Merdeka Belajar secara utuh, berkat jumlah penduduk yang lebih kecil dan jumlah sekolah yang lebih terbatas dibandingkan dengan Jakarta. "Dengan sekitar 330 sekolah yang ada saat ini, kita bisa menerapkan konsep ini lebih efektif secara bertahap," jelasnya.

Alimuddin membahas tentang upaya untuk mengubah pendekatan pendidikan di tingkat PAUD, dengan menyarankan perpanjangan usia pembelajaran dari yang maksimal enam tahun menjadi maksimal delapan tahun. Anak-anak perlu lebih banyak bergerak dan bermain pada usia dini.

"Dari rencana dan langkah konkret yang telah disusun, masa transisi IKN tentu membawa era baru dalam pendidikan yang lebih inklusif, dinamis, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan generasi muda di sana," jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Pelayanan Dasar OIKN, Suwito, menyatakan kerja sama strategis telah dibentuk dengan Kementerian PUPR serta Kemendikbudristek untuk memperkuat pembangunan pendidikan berkualitas bertaraf dunia di wilayah IKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.