Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi Biru Harus Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi ke Depan

📅 Senin, 20 Mei 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Salah satu kantong kemiskinan adalah daerah pesisir, maka ekonomi biru ini bisa jadi jawabannya," kata Budi.

Dengan fokus pada sektor kelautan, Indonesia dapat mengoptimalkan sumber daya alamnya untuk meningkatkan produksi dan ekspor, yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat di salah satu kantong kemiskinan.

Sementara itu, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, YB. Suhartoko, mengatakan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan 70 persen wilayahnya lautan dan sisanya 30 persen daratan, sudah sepantasnya memanfaatkan potensi sumber daya kelautan yang luar biasa yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Untuk pemanfaatannya, dia mengimbau agar sesuai dengan konsep ekonomi biru, karena merupakan rancangan optimalisasi sumber daya air yang bertujuan untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui berbagai kegiatan yang inovatif dan kreatif dengan menjamin usaha dan kelestarian lingkungan.

"Dengan konsep ekonomi biru ini, efisiensi akan tercapai, karena limbah produksi dapat diolah dan hasilnya digunakan untuk sesuatu yang bermanfaat," ungkap Suhartoko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Ekonomi
PT KAI Raih Pendapatan Rp17...
Luar Negeri
AS-Jepang Bersatu Intervens...
Daerah
Otsus Papua Dirancang untuk...

Selat Hormuz Macet Bikin Inggris di Ambang Resesi

43 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Selat Hormuz Macet Bikin In...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.