Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai Banjir Sebab Aceh Masih Berpotensi Diguyur Hujan Deras

📅 Kamis, 16 Mei 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspadai Banjir Sebab Aceh Masih Berpotensi Diguyur Hujan Deras Doc: ANTARA/HO-BPBD Aceh Selatan
Ket. Banjir di Kabupaten Aceh Selatan, Ahad (12/5/2024).

Banda Aceh - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mengimbau masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota di Provinsi itu untuk terus mewaspadai bencana banjir dan tanah longsor mengingat Aceh masih berpotensi diguyur hujan hingga intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Plt. Kepala Pelaksana BPBA Fadmi Ridwan, Rabu, mengatakan beberapa daerah di Aceh dilanda banjir dan tanah longsor yang dipicu curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, seperti Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Selatan, Nagan Raya, Subulussalam, dan Gayo Lues.

"(Kondisi air) sudah surut. Semoga hujan secara berangsur berkurang," kata Fadmi Ridwan di Banda Aceh.

Ia menjelaskan, banjir di Aceh Jaya mulai terjadi pada (12/5) malam, yang merendam Kecamatan Jaya, Indra Jaya, Sampoiniet, Krueng Sabee, Darul Hikmah, Satia Bakti, Panga, Teunom, dan Pasie Raya.

Kemudian disusul banjir di Aceh Barat, yang merendam Kecamatan Woyla Barat, Woyla Induk, Woyla Timur, Bubon, Johan Pahlawan dan Mereubo. Semenatra di Nagan Raya banjir merendam Kecamatan Tadu Raya, Beutong, Kuala dan Tripa Makmur.

Selanjutnya, banjir juga terjadi di Aceh Selatan merendam Kecamatan Tapak Tuan, Kluet Timur, dan Pasie Raja. Banjir di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, serta banjir dan longsor di Gayo Lues yang terjadi di Kecamatan Putri Betung.

Menurut dia, pemerintah kabupaten/kota setempat bersama TNI-Polri dan unsur terkait lainnya telah membantu masyarakat terdampak seperti evakuasi baik warga ternak dan harta benda.

Petugas di lapangan juga melakukan pengamanan tempat hunian dan pendataan kebutuhan mendesak dalam penanggulangan bencana.

"Sedangkan pemerintah provinsi memberi dukungan peralatan dan mesin evakuasi seperti perahu karet, mobil tangki air dan tenda," ujarnya.

Jauh hari sebelumnya, kata Fadmi, BMKG sudah mengingatkan adanya potensi hujan tinggi di sejumlah wilayah Aceh, sehingga perlu mitigasi potensi ancaman bencana di setiap daerah.

Menurut data BMKG, kata dia, diperkirakan kondisi cuaca 14-16 Mei 2024 berpotensi hujan sedang hingga lebat seperti di Nagan Raya, Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Subulussalam.

Sementara untuk prakiraan cuaca pada 17-20 Mei 2024, BMKG juga menyampaikan masih ada potensi hujan sedang hingga lebat Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, dan Simeulue.?

Sebab itu, pemerintah kabupaten/kota diharapkan menjadikan informasi ini sebagai dasar dalam meningkatkan kewaspadaan dan pertimbangan untuk melakukan langkah mitigasi dampak bencana.

"Pihak pemerintah kabupaten/kota selaku pemangku daerah otonom harus lebih banyak berbuat untuk kesejahteraan masyarakatnya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.