Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Asean Petakan Masa Depan Berkelanjutan lewat Inovasi Ekonomi Biru

📅 Rabu, 15 Mei 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Asean Petakan Masa Depan Berkelanjutan lewat Inovasi Ekonomi Biru Doc: ISTIMEWA
Ket. Association of South­east Asian Nations (Asean)

JAKARTA - Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau Association of Southeast Asian Nations (Asean) memetakan masa depan berkelanjutan di sektor yang mencakup ekosistem laut dan air tawar dengan menggandeng Jepang dan Badan Program Pembangunan PBB atau United Nations Development Programme (UNDP) dalam proyek inovasi ekonomi biru.

Sekretaris Jenderal Asean, Kao Kim Hourn, menyebutkan momentum kehadiran proyek inovasi biru Asean sangat strategis karena bertepatan dengan persiapan kawasan Asean dalam mengimplementasikan Kerangka Kerja Ekonomi Biru Asean.

"Inisiatif ini menjadi perwujudan komitmen Asean dalam memanfaatkan ekonomi biru untuk pembangunan regional, keberlanjutan lingkungan, dan inklusi sosial-ekonomi," kata Kao Kim Hourn dalam acara peluncuran proyek tersebut di Sekretarian Asean, Jakarta, Selasa (14/5).

Seperti dikutip dari Antara, proyek yang mencakup Asean Blue Innovation Challenge, Program Inkubasi, dan Program Temu Usaha itu, lanjutnya, tidak hanya bertujuan memperbaiki hasil ekonomi dari sektor kelautan, tapi juga meningkatkan ketahanan masyarakat pesisir dalam menghadapi perubahan iklim dan degradasi lingkungan.

Kerja Sama

Duta Besar Jepang untuk Asean, Kiya Masahiko menuturkan kerja sama Asean-Jepang telah mengawali perjalanan baru menuju 50 tahun ke depan. Jepang terus mendorong kesuksesan Asean di ranah ekonomi dan inovasi biru yang baru tersebut.

"Saya menantikan kerja sama dengan Anda semua untuk membuat proyek ini berdampak bagi masyarakat di seluruh wilayah. Saya juga berharap proyek ini akan menjadi katalisator untuk semakin mendorong kerja sama dan investasi di bidang ini," ucapnya.

Sementara itu, Perwakilan Residen UNDP Indonesia, Norimasa Shimomura, mengatakan penguatan kolaborasi dan inovasi adalah kunci untuk mengatasi tantangan dalam memanfaatkan dan mengelola ekosistem laut dan air tawar secara berkelanjutan.

"Dari kantor kami di Jakarta, kami berharap proyek inovasi ekonomi biru ini akan bermanfaat bagi negara anggota Asean dan Timor Leste dalam mengembangkan potensi ekonomi biru di negara-negara tersebut," tutur dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.