Jasad Remaja yang Ditemukan di Kanal Banjir Barat, Tanah Abang Ini Warga Cawang yang Terbawa Arus
📅 Sabtu, 04 Mei 2024, 04:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Pusat
Jakarta - Unit Reskrim Polsek Tanah Abang mengidentifikasi jasad laki-laki yang ditemukan di Kanal Banjir Barat, dekat pos unit penanganan sampah (UPS) Badan Air, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (3/5) dini hari.
Korban berinisial MNT (13), warga Cawang, Jakarta Timur, yang sempat menghilang terbawa arus Kali Ciliwung sekitar beberapa hari yang lalu.
Menurut keterangan Polsek Tanah Abang di Jakarta, Jumat (3/5) malam, temuan ini didapat setelah tim Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang menelusuri sepanjang Sungai Ciliwung menanyakan setiap warga yang kehilangan anggota keluarganya.
Polisi yang akhirnya menemukan keluarga korban lalu mendampingi mereka memastikan jasad di kamar jenazah Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Keluarga lalu membawa jasad korban untuk dimakamkan. Di tubuhnya tidak ditemukan bekas luka.
Polisi kemudian menjelaskan kronologis kejadian yang menimpa korban, yakni bermula saat dia bermain sepak bola di pinggiran Kali Ciliwung, Cawang, Jakarta Timur pada Rabu (1/5) sekitar pukul 17.00 WIB bersama dua temannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat bola jatuh ke kali, korban berusaha mengambilnya namun dia terpeleset, tercebur ke kali dan terbawa arus kali.
Menanggapi kejadian yang menimpa korban, Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Aditya Simanggara Pratama berpesan pada orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya yang bermain sepak bola di bantaran Kali Ciliwung dan meminta mereka agar berhati-hati.
"Jangan sampai ada korban lagi gara-gara sepak bola. Silahkan main di tempat yang aman jauh dari aliran Kali Ciliwung," kata Kompol Aditya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peristiwa tenggelamnya seseorang ke Ciliwung bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, dua orang yakni Arif Mujahidin (19) dan MAS (5) tenggelam di Sungai Ciliwung pada Selasa (30/4).
Kepala Basarnas Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR Desiana Kartika Bahari menyebutkan upaya pencarian dilakukan oleh unsur SAR gabungan dengan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Ciliwung hingga radius 2,5 km dan penyisiran darat di sepanjang bantaran Ciliwung hingga radius 5 km dari lokasi kejadian.
Tim SAR kemudian menemukan korban pada Rabu (1/5) dalam kondisi tak bernyawa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!