Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guru Besar UIN: Pendidikan di Indonesia Secara Umum Makin Berkembang

📅 Jumat, 03 Mei 2024, 10:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guru Besar UIN: Pendidikan di Indonesia Secara Umum Makin Berkembang Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Seorang guru memberikan mata pelajaran kepada siswanya di SD Negeri Kenari 07/08 Pagi, Jakarta, Kamis (29/2/2024).

JAKARTA - Guru Besar bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Prof Siti Nurul Azkiyah mengatakan pendidikan di Indonesia saat ini semakin berkembang secara umum.

"Bisa dikatakan bahwa pendidikan di Indonesia berkembang semakin baik, terutama jika dilihat dari sisi peningkatan akses Pendidikan termasuk akses Pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus," katanya dikonfirmasi Antara di Jakarta, Jumat (3/5).

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Jakarta ini mengatakan akses pendidikan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus kian meningkat. Hal ini dapat dibuktikan dengan data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yang mencatat bahwa hingga September 2023 total sekolah reguler yang menjadi penyelenggara sekolah inklusi ada sebanyak 44.477 unit.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 8.675 dibandingkan dengan tahun 2021 yang hanya memiliki sekolah inklusi sebanyak 35.802 sekolah.

Meski demikian, dalam suasana Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini Nurul menekankan masih banyak aspek pendidikan yang harus ditingkatkan, salah satunya adalah peningkatan kualitas pada guru.

"Peningkatan kualitas guru menjadi salah satu PR yang harus terus kita tingkatkan, karena guru merupakan aktor terpenting dalam dunia pendidikan," ujarnya.

Nurul menilai keberhasilan pendidikan sangat tergantung kepada guru yang mengajar. Menurutnya, sebagus apapun kurikulum dan sarana prasarana yang ada, jika guru tidak memiliki kualitas mengajar yang baik, maka wajah pendidikan tidak akan menjadi baik.

Menurutnya, Kurikulum Merdeka dalam banyak hal memberikan kesempatan kepada guru untuk mengembangkan kreativitas, namun harus pula dibarengi dengan peningkatan kualitas guru, terutama di daerah-daerah terpencil yang selama ini jarang bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program-program pengembangan guru, seperti dalam penggunaan teknologi sebagai media belajar.

"Kalau guru tidak membekali (diri) dengan pengetahuan dan keterampilan teknologi, lambat laun mereka akan ditinggalkan oleh murid mereka," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim berpesan kepada seluruh pihak di dunia pendidikan agar dapat melanjutkan semangat gerakan Merdeka Belajar.

Ia menegaskan perubahan terhadap sistem pendidikan Tanah Air tetap harus terjadi karena rasa tidak nyaman merupakan gejolak yang biasa menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan.

Menurutnya, kini wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sudah mulai terlihat berkat gerakan Merdeka Belajar karena banyak anak Indonesia yang lebih berani bermimpi serta guru yang berani mengeksplorasi hal-hal baru.

"Lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk menjalankan tugas memimpin gerakan Merdeka Belajar. Kita sudah berjalan menuju arah yang benar tetapi tugas kita belum selesai," tutur Nadiem Makarim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.