Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG: Hujan dan Petir Diperkirakan Landa Sebagian Wilayah Ibu Kota pada Kamis

📅 Kamis, 02 Mei 2024, 07:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Hujan dan Petir Diperkirakan Landa Sebagian Wilayah Ibu Kota pada Kamis Doc: ANTARA/Dedhez Anggara
Ket. Ilustrasi - Hujan lebat disertai petir melanda kawasan permukiman nelayan.

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan disertai petir akan melanda sebagian wilayah ibu kota provinsi di Indonesia pada Kamis.

Dikutip dari situs BMKG di Jakarta, ibu kota provinsi yang berpotensi hujan disertai petir pada siang hari ini yakni Bengkulu, Gorontalo, Jambi, Pontianak, Banjarmasin, Tanjung Pinang, dan Padang.

Pada malam hari nanti, wilayah Jakarta Pusat, Padang, Bengkulu, dan Palembang juga diprediksi hujan disertai petir. Sedangkan Kota Medan diprediksi hujan dengan intensitas lebat pada siang hari ini.

Beberapa wilayah diprediksi akan mengalami hujan ringan, di antaranya Banda Aceh, Palangkaraya, Kota Jayapura, Manokwari, Pekanbaru, dan Manado.

Hujan dengan intensitas sedang akan melanda wilayah Kendari dan Bandung.

Sementara itu, beberapa wilayah diprediksi berawan pada siang hari ini, diantaranya Serang, Yogyakarta, Jakarta Pusat, Semarang, Bandar Lampung, Ternate, Mataram, Mamuju, dan Palembang.

Wilayah Samarinda, Pangkal Pinang, dan Ambon diprediksi berawan tebal, sedangkan Kupang, Tarakan, dan Denpasar diprediksi cerah berawan.

Sementara Kota Surabaya diprediksi cerah dengan suhu 26-35 derajat Celcius.

Berdasarkan informasi perkembangan musim BMKG, diketahui bahwa sekitar 63 persen wilayah zona musim diprediksi mengalami awal musim kemarau pada bulan Mei hingga Agustus 2024.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengemukakan bahwa dalam sepekan ke depan, BMKG mengidentifikasi masih adanya potensi peningkatan curah hujan secara signifikan, yakni di sebagian besar Sumatera, Jawa bagian barat dan tengah, sebagian Kalimantan dan Sulawesi, Maluku dan sebagian besar Papua.

"Potensi hujan signifikan terjadi karena kontribusi dari aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial, serta kondisi suhu muka laut yang hangat pada perairan wilayah sekitar Indonesia," ujar Guswanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.