Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pabrik iPhone Pindah ke Vietnam, Tinggalkan Kota Hantu di Tiongkok

📅 Selasa, 30 Apr 2024, 15:40 WIB | Oleh:
Pabrik iPhone Pindah ke Vietnam, Tinggalkan Kota Hantu di Tiongkok Doc: appleinsider
Ket. Foxconn, perusahaan yang memproduksi iPhone, menutup pabriknya di Tiongkok.

JAKARTA - Foxconn menutup pabriknya di Tiongkok seiring dengan perpindahan produksi iPhone ke negara lain, dan dampak di luar industri telah terlihat jelas dalam sebuah video baru.

Apple telah lama mengoperasikan produksinya di Tiongkok, namun dalam beberapa tahun terakhir mereka beralih ke lokasi lain. Produksi di India dan Vietnam meningkat, lebih sedikit produk yang dikirim ke luar Tiongkok.

Dalam laporan China Observer yang dirilis pada hari Senin (29/4), rekaman kawasan industri Foxconn di Nanning terlihat sepi. Dulunya, pabrik ini mempekerjakan 50.000 orang, kini hanya tinggal cangkang kosong.

AppleInsider mengetahui bahwa ketika operasional Apple dipindahkan ke tempat lain, kapasitas produksi dikosongkan di tempat lain di Tiongkok, yang menyebabkan pabrik ini tutup.

Seorang warga setempat mengatakan bahwa pabrik tersebut membutuhkan sumber daya yang sangat besar untuk membiayai 50.000 karyawannya. Jumlah ini termasuk 60 ton beras per hari, 280 ekor babi, 1,2 juta butir telur, dan 80.000 ekor ayam.

Selain gambaran kota hantu dari pabrik itu, eksodus juga berdampak pada wilayah lain di dekatnya. Gedung pencakar langit terdekat yang dibangun untuk menampung pekerja di fasilitas tersebut kesulitan menghasilkan penjualan, bahkan dengan diskon besar.

Tidak ada banyak harapan bagi penduduk setempat bahwa Foxconn akan menggunakan fasilitas itu lagi dalam waktu dekat, karena papan penandanya telah diturunkan. Dipercayai bahwa hanya sedikit bangunan yang digunakan secara aktif oleh Foxconn, dan sebagian besarnya kosong atau disewakan.

Fasilitas yang membusuk dan ditinggalkan tentu saja menjadi sinyal Foxconn melakukan perubahan pada keseluruhan operasinya. Terutama karena Apple ingin mengalihkan produksi dari sistem yang berpusat di Tiongkok ke sistem yang lebih terdistribusi.

Beberapa operasinya di luar negeri bahkan mendapat manfaat dari penutupan tersebut. Sumber laporan mengatakan peralatan dari fasilitas tersebut dibawa ke pabrik serupa di Vietnam.

Bagi masyarakat lokal, penutupan ini menunjukkan betapa besarnya kekayaan yang bisa dihasilkan oleh produksi Apple di suatu daerah. Hal ini juga menunjukkan betapa cepatnya ini bisa menghilang, dan tanpa adanya industri pendukung lainnya, betapa merusaknya pergerakan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Setelah AGI, Dunia Harus Si...

Masa Depan Bursa Dipertaruhkan

29 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Luar Negeri
Prancis Konfirmasi Kasus Eb...
Rona
Data Biometrik SIM Benarkah...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.