Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menag Minta Ibadah Haji 2024 Lebih Baik

📅 Selasa, 30 Apr 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Menag Minta Ibadah Haji 2024 Lebih Baik Doc: Istimewa
Ket. Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, dalam rapat membahas persiapan ibadah haji 1445 H/2024 M, di Jakarta, Senin (29/4).

JAKARTA - Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, meminta penyelenggaraan ibadah haji tahun 1445 H/2024 M harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu, Menag meminta jajaran Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama (Kemenag) untuk menyiapkan penyelenggaraan haji 1445 H/2024 M dengan sebaik-baiknya.

"Arahan Presiden Joko Widodo penyelenggaraan haji tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya," ujar Menag, dalam keterangannya kepada media, Senin (29/4).

Dia ingin penyelenggaraan ibadah haji tahun ini tanpa hambatan-hambatan. Dia meminta jajaran untuk segera lakukan mitigasi jika menemui hambatan.

"Penyelenggaraan haji tahun ini harus menjadi yang terbaik sepanjang kepemimpinan Presiden Joko Widodo," jelasnya.

Pengiriman Barang

Secara terpisah, Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi, mengungkapkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kemenag terkait rencana pemberian kemudahan layanan pengiriman barang jemaah haji dari Arab Saudi ke Indonesia. Dia menyebut, salah satu keluhan jemaah haji di tahun sebelumnya terkait pengiriman kargo melalui laut.

Dia menerangkan, barang jemaah dengan proses tersebut baru sampai ke Indonesia setelah dua bulan pengiriman. Untuk mengatasi hal tersebut, bisa menjalin kerja sama dengan perusahaan di Arab Saudi agar pengirimannya jauh lebih cepat.

"Jadi nanti pengirimannya lewat udara sehingga ketika jemaah haji sampai ke tanah air, kargonya pun juga sampai. Kita sudah berbicara dengan MCS untuk mengajak kerja sama," ucapnya.

Faizal juga menyampaikan hasil koordinasi dengan Bea Cukai. Dia mengatakan bahwa Bea Cukai berkomitmen mengirimkan petugasnya ke Arab Saudi yang nantinya akan melakukan pemeriksaan kargo jemaah haji sebelum dikirim dari Arab Saudi ke Indonesia.

n ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.