Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lembaga Pendidikan Islam Perlu Manajemen yang Baik

📅 Selasa, 30 Apr 2024, 14:41 WIB | Oleh:
Lembaga Pendidikan Islam Perlu Manajemen yang Baik Doc: Koran Jakarta/Muhamad Ma'rup
Ket. Dosen Politeknik Negeri Malang Suryan Widati dan Menko PMK Muhadjir Effendy usai sidang disertasi di Jakarta, Senin (29/4).

JAKARTA - Dosen Politeknik Negeri Malang, Suryan Widati menyebutkan, lembaga pendidikan islam perlu manajemen yang baik. Hal tersebut disampaikan dalam sidang terbuka disertasi untuk meraih gelar doktor manajemen pendidikan Islam di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

"Lembaga pendidikan perlu kita kembangkan dengan manajemen yang baik gitu, biar lebih maju," ujar Widati, usai sidang disertasi di Jakarta, Senin (29/4).

Dia mengatakan, setiap entitas bisa menjadi manajer lembaga pendidikan selama memiliki tekad yang kuat. Contohnya Yayasan Lima Benua di Pamulang yang bisa menggerakkan komunitas sekelilingnya melalui pendidikan islam.

"Jadi untuk bisa menjadi manajemen itu adalah suatu proses ya, yang dilakukan terus menerus, tidak ada hentinya karena memang perubahan yang terjadi saat ini juga terus bergulir," jelasnya.

Widati mengambil perspektif Sustainable Development Goal (SDG's) dalam disertasinya. Menurutnya, jangan sampai ada pihak yang boleh tertinggal untuk urusan pendidikan.

Dia juga menggunakan fenomenologi untuk meneliti Yayasan Lima Benua yang merupakan rumah tahfiz Al-quran di Pamulang. Menurutnya, rumah tahfidz tersebut bisa memiliki dampak terhadap lingkungan di sekitarnya.

"Mereka membuat gerakan agar bisa menggerakkan komunitas di sekitarnya. Sehingga ada muncul gerakan Jumat Berkah, pengajian yang itu semula karena ada satu unit rumah tahfidz di lingkungan tersebut," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengapresiasi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang telah terakreditasi unggul berdasarkan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Dia berharap, lulusan UMJ bisa ikut ambil bagian dalam menentukan masa depan Indonesia.

"Di masa depan akan terjadi kompetisi atau kontestasi yang sangat ketat. Maka, bagi siapa yang hari ini tidak serius dalam menyiapkan bekal di masa depan, akan terpental dari kompetisi tersebut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.