Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kapuas Tancap Gas: Percepatan Tanam Padi Jadi Senjata Jaga Pangan

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 17:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapuas Tancap Gas: Percepatan Tanam Padi Jadi Senjata Jaga Pangan Doc: ANTARA/HO-Diskominfosantik Kapuas
Ket. Gerakan Percepatan Tanam Padi di lokasi cetak sawah rakyat, Desa Sumber Agung, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Sabtu (30/8/2025).

KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melaksanakan penanaman padi dalam Gerakan Percepatan Tanam Padi di lokasi cetak sawah rakyat, Desa Sumber Agung, Kecamatan Dadahup.

"Ini tanam pertama yang kita laksanakan di sini. Sementara di tempat lain, kita kemarin sudah melakukan penanaman perdana di Desa Sei Kayu," kata Bupati Kapuas Wiyatno di Kuala Kapuas, Minggu (31/8).

Menurut dia, kondisi kurang baik yang terjadi di Sei Kayu tidak terjadi di Dadahup. Di Sei Kayu, kondisi lahan bagus, tetapi tanamannya tidak tumbuh dengan baik sampai sekarang.

“Kita berharap itu tidak terjadi di sini,” harap dia.

Wiyatno menyampaikan capaian panen raya di beberapa wilayah Kapuas, diantaranya panen raya telah berlangsung di Kecamatan Bataguh, Desa Terusan, dengan luas sekitar 3.800 hektare dari potensi hampir 20.000 hektare.

Panen raya juga dilakukan di Kecamatan Tamban Catur dengan luas 5.000 hektare dari potensi hampir 10.000 hektare, serta di Kapuas Timur dengan luas sekitar 9.000 hektare yang sebagian besar masih berupa padi lokal.

Sementara itu, di Bataguh dan Tamban Catur, sudah ada kombinasi antara padi lokal dan unggul. Bahkan padi unggul mampu lima kali tanam dalam dua tahun.

"Ke depan, kita harap Dinas Pertanian membina masyarakat, minimal satu kali tanam padi lokal dan satu kali padi unggul, sehingga bisa dua kali panen,” katanya.

Wiyatno juga menegaskan Dadahup harus menjadi bagian dari sentra produksi pangan. Sarana prasarana sudah ada, bahkan jalan beraspal sampai menuju sawah.

"Jadi tantangan kita sekarang adalah bagaimana menjadikan Dadahup ini salah satu kecamatan penyuplai beras untuk Kapuas dan Kalimantan Tengah. Target besar kita adalah swasembada pangan, bukan hanya untuk Kapuas tetapi juga untuk mendukung kebutuhan Kalimantan Tengah,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran kepala desa, camat, dan dinas terkait dalam mendampingi petani.

“Mudah-mudahan dengan gerakan tanam cepat hari ini nanti bisa dilanjutkan. Jangan sampai terhenti di sini. Walaupun sudah ada drone, tetap harus ada upaya manual jika ada bagian yang tidak tumbuh. Harapan kita, 3-4 bulan ke depan kita bisa panen raya di sini,” tuturnya.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan gerakan percepatan tanam padi ini.

“Pemprov Kalteng mengapresiasi apa yang sudah dilakukan. Ini merupakan tanam perdana di lokasi cetak sawah yang merupakan bagian dari target 66 ribu hektare cetak sawah di Kalimantan Tengah, ditambah dengan optimasi lahan yang juga dilakukan bersama bapak-bapak dari TNI. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini betul-betul bisa sukses,” harapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.