Sungai Cisimeut Meluap, Ratusan Rumah di Lebak Terendam Banjir
📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 14:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-BPBD Lebak
RANGKASBITUNG -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten mencatat 216 rumah di sejumlah desa di Kecamatan Leuwidamar terendam banjir akibat Sungai Cisimeutmeluapsetelah hujan lebat disertai angin kencang dan petir, Jumat (26/4) malam.
"Bencana banjir itu sudah kembali surut dan tidak ada korban jiwa," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lebak Agust Riza Faesal dikonfirmasi di Rangkasbitung, Sabtu (27/4).
Banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Leuwidamarakibat Sungai Cisimeutmeluap. Jumlah rumah terendam banjir216 unit.
BPBD Lebak saat ini menyalurkan bantuan logistik, berupa beras dan lauk pauk, untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami berharap bantuan beras untuk masyarakat yang terkena banjir sebanyak 216 kepala keluarga bisa terpenuhi ketersediaan pangan," kata dia.
Iamengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana alam agar meningkatkan kewaspadaan sehubungan dengan hujan lebat disertai angin kencang dan petir di daerah ini masih berpeluang.
Potensi bencana alam itu, di antaranya banjir, tanah bergerak, longsor, puting beliung, dan gelombang tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Oleh karena itu, katanya, peringatan kewaspadaan untuk mengurangi risiko kebencanaan harus dikeluarkan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan material lebih besar.
Peluang cuaca buruk tersebut di Kabupaten Lebak pada sore hingga malam hari dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat.
"Kami minta warga yang tinggal di lokasi rawan bencana alam jika intensitas curah hujan tinggi lebih baik mengungsi ke tempat yang lebih aman," katanya.
Sejumlah warga yang terdampak bencana alam di Kecamatan Leuwidamarmengaku lega dengan adanya bantuan logistik disalurkan BPBD setempat kepada mereka.
"Kami berharap bantuan logistik itu dapat memenuhi ketersediaan pangan keluarga selama dua pekan ke depan," kata Rohman (45), warga Desa Wantisari, Kecamatan Leuwidamar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!