Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebutuhan Transportasi Umum Ramah Lansia Cukup Tinggi

📅 Kamis, 25 Apr 2024, 23:13 WIB | Oleh:
Kebutuhan Transportasi Umum Ramah Lansia Cukup Tinggi Doc: antara

Anggota Kelompok Kerja Kesehatan Lanjut Usia Kemenkes Prof Dr. Tri Budi W Rahardjo, drg. MS mengatakan kebutuhan layanan profesional, termasuk angkutan umum, yang ramah terhadap lanjut usia (lansia) di Indonesia masih tinggi.

"Tinggi sekali (kebutuhan layanan transportasi ramah lansia dan disabilitas), namun masih perlu banyak pengusaha di bidang transportasi yang memberikan layanan ini," kata Tri pada peluncuran layanan taksi dengan fitur pendukung mobilitas lansia dan disabilitas Bluebird Lifecare Taxi di Jakarta, Kamis.

Peluang untuk meningkatkan kepedulian dan layanan profesional bagi lansia, menurut dia, saat ini cukup besar, seiring dengan proporsi lansia yang mengalami disabilitas kian bertambah.



Tri menyebutkanproporsi lansia yang mengalami disabilitas dari sebelumnya 20 persen di usia 65 tahun kini menjadi 60 persen di usia 90 tahun.

"Saya melihat peluang yang cukup besar untuk meningkatkan kepedulian dan layanan profesional bagi lansia. Dengan meningkatnya proporsi lansia yang mengalami disabilitas dari 20 persen di usia 65 tahun menjadi 60 persen di usia 90 tahun, maka ini (layanan transportasi ramah lansia dan disabilitas) memberikan harapan bagi mereka untuk tetap beraktivitas sesuai dengan kondisinya," ujar Tri.

Meski begitu, ia meyakini para pengusaha bidang transportasi tentu membutuhkan riset lebih lanjut mengenai permintaan pasar spesifik ini.

Tri mengatakan pihaknya terbuka untuk bekerja sama dengan pihak terkait untuk melakukan riset mengenai permintaan pasar demi memberikan pelayanan yang lebih mumpuni bagi para lansia, termasuk orang dengan kebutuhan khusus.

"Permintaannya itu pasti ada, kita perlu penelitian bersama, suatu survei tentang kebutuhan itu, perlu ada survei dan asesmen kebutuhannya, lalu gabungnya, saya rasa perlu penelitian, saya tawarkan kalau dengan pusat-pusat itu kerjasama penelitian," imbuhnya.

Berdasarkan data "Statistik Penduduk Lanjut Usia 2023" yang diterbitkan Badan Pusat Statistik pada 29 Desember 2023, Indonesia saat ini telah berada pada struktur penduduk tua(ageing population), bahkan Indonesia sudah memasukiageing populationsejak tahun 2021.

Persentase lansia Indonesia mengalami peningkatan setidaknya 4 persen selama lebih dari satu dekade (2010-2022) sehingga menjadi 11,75 persen.

Sementara menurut data BPS melalui rilis "Proyeksi Penduduk Indonesia 2020-2050" pada 16 Mei 2023 menyebut bahwa pada skenario moderat, proporsi penduduk berusia 60 tahun ke atas diproyeksikan menjadi 22,53 persen (75,15 juta penduduk) pada tahun 2050.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

KUHP Baru Akui Hukum Adat

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KUHP Baru Akui Hukum Adat

Pemkot Bogor Bongkar JPO Paledang

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Bongkar JPO Pa...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Rekomendasi Acara Akhir Pekan, Ada Kumpul Bocah di TMII dan Malam Puncak HUT Jakarta di Bundaran HI

Rekomendasi Acara Akhir Pekan, Ada Kumpul Bocah di TMII dan Malam Puncak HUT Jakarta di Bundaran HI

27 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.