Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Asean Sangat Prihatin dengan Meningkatnya Kekerasan

📅 Sabtu, 20 Apr 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis

Perselisihan juga terjadi di antara negara-negara anggota Asean karena pendekatan yang berbeda terhadap krisis ini. Beberapa negara seperti Thailand, yang memiliki perbatasan sepanjang 2.400 kilometer dengan Myanmar, tampaknya lebih bersedia untuk terlibat.

Thailand juga menyatakan siap menerima orang-orang dari Myanmar, meskipun menteri luar negeri kerajaan tersebut memperingatkan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir pelanggaran kedaulatannya.

Konflik di Myanmar sejauh ini telah memicu respons Thailand sebelumnya, dengan kerajaan tersebut mengerahkan jet tempur pada tahun 2022 setelah pesawat junta melanggar perbatasan selama operasi melawan pejuang antikudeta. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mayoritas Nusantara Bakal Diguyur Hujan Ringan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Mayoritas Nusantara Bakal D...
Olahraga
Sprint Race MotoGP Hungaria...

Indonesia – Malaysia Bentrok, Duel Bakal Sengit

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia – Malaysia Bent...
Olahraga
Pole Position Balapan F1 Mo...
Daerah
Ponpes Al Falah Kediri Siap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.