Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RKP 2025 Bisa Jadi Acuan Pemda Susun RKPD

📅 Jumat, 19 Apr 2024, 10:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
RKP 2025 Bisa Jadi Acuan Pemda Susun RKPD Doc: ANTARA/M. Baqir Idrus Alatas
Ket. Tangkapan virtual Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa membuka Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat 2024 secara virtual, Jakarta, Kamis (18/4/2024).

JAKARTA - Sasaran dan prioritas pembangunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 diharapkan menjadi acuan dalam penyusunan dokumen rencana kerja dan anggaran kementerian/ lembaga serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Penyusunan RKP 2025 dinilai sangat strategis karena dilaksanakan pada masa transisi kepemimpinan untuk meneruskan estafet kemajuan bangsa.

Rancangan awal RKP 2025 akan disesuaikan dengan visi, misi, dan program presiden terpilih pada pemilihan umum 2024, yang kemudian dituangkan dalam Peraturan Presiden (PP) RKP Tahun 2025.

"Dengan begitu, RKP tersebut dapat menjadi landasan untuk penyusunan rencana anggaran pendapatan dan belanja negara tahun anggaran 2025," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (PPN/ Bappenas) Suharso Monoarfa dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat 2024 secara virtual di Jakarta, Kamis (18/4).

Selain itu, RKP 2025 juga disusun berdasarkan pendekatan teknokratik yang menjabarkan rancangan akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) tahun 2025-2045.

Pesan kedua yang disampaikan oleh Kepala Bappenas adalah keharusan adanya koordinasi pusat dan daerah guna mencapai sasaran pembangunan nasional dengan pendekatan tematik, holistik, integratif, dan spasial (THIS).

Terakhir, diperlukan pengendalian pelaksanaan untuk menjamin terwujudnya pelaksanaan sasaran pembangunan nasional.

"Dalam hal ini, Bappenas juga akan memiliki mengorkestrasi seluruh agenda pembangunan itu dalam perspektif governance, risk, dan compliance, sehingga, untuk pertama kalinya juga, RKP akan diukur dalam hal, misalnya, seberapa besar, atau, seperti apa, risk appetite (jenis dan tingkat risiko) yang akan kita tentukan untuk masing-masing agenda tersebut," ungkapnya.

Sinergi Program

Pada kesempatan sama, Sekretaris Kementerian PPN/ Sekretaris Utama Bappenas, Teni Widuriyanti menyampaikan Rakorbangpus bertujuan untuk mensinergikan program pembangunan dalam rangka menghasilkan RKP sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2017.

Untuk Rakorbangpus 2024, lanjutnya, akan disampaikan rancangan awal RKP tahun 2025 yang memuat tema, sasaran, arah kebijakan, prioritas pembangunan, rancangan ekonomi makro, serta kebijakan pengelolaan anggaran tahun 2025 kepada seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

"Melalui kegiatan ini, kami mengharapkan rencana pembangunan tahunan yang dituangkan di dalam RKP 2025 dapat menjadi acuan bagi seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah," ucap Teni.

Rancangan awal RKP 2025 menetapkan lima agenda pembangunan. Mulai dari transformasi sosial, transformasi ekonomi, transformasi tata kelola, supremasi hukum, stabilitas, dan kepemimpinan Indonesia, serta ketahanan sosial, budaya, dan ekonomi.

Tema dan agenda pembangunan RKP 2025 disebut menjadi bingkai dalam upaya pencapaian sasaran dan target indikator pembangunan pada 2025. Hal ini meliputi pertumbuhan ekonomi 5,3-5,8 persen, tingkat kemiskinan 7-8 persen, tingkat pengangguran terbuka 4,5-5 persen, rasio gini 0,379-0,382, indeks modal manusia 0,56, penurunan intensitas emisi gas rumah kaca 38,6 persen, indikator nilai tukar petani 113-115, dan nilai tukar nelayan 104-100.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.