Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ibu Kota Nusantara Desa di Wilayah IKN Berubah Status Jadi Kota

📅 Selasa, 16 Apr 2024, 03:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ibu Kota Nusantara Desa di Wilayah IKN Berubah Status Jadi Kota Doc: antara
Ket. Kepala OIKN Bambang Susantono.

Penajam Paser Utara - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyebutkan desa di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, masuk kawasan ibu kota negara baru Indonesia, yakni Kota Nusantara berubah status menjadi kota.

"Wilayah desa yang masuk kawasan Kota Nusantara, nanti statusnya bukan lagi desa akan tetapi menjadi kota," ujar Kepala OIKN Bambang Susantono di Penajam, akhir pekan lalu.

Lima tahun ke depan OIKN berencana memprogramkan pembenahan dan pembangunan infrastruktur jalan desa masuk kawasan Kota Nusantara sebagai proyek yang harus dituntaskan.

OIKN memastikan program perbaikan dan pembangunan infrastruktur desa, menurut dia, sebagai program infrastruktur Kota Nusantara.

Program itu bisa dilakukan dengan berbagai macam skema seperti melalui instruksi presiden (Inpres) jalan daerah, lanjut dia, tetapi terlebih dahulu dana desa yang cukup besar dimaksimalkan penggunaannya untuk saat ini.

Selanjutnya setelah memiliki anggaran, jelas dia lagi, bakal dikoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terutama bentuk skema pengerjaan.

OIKN juga menyiapkan pemberdayaan kesejahteraan keluarga meningkatkan kesiapan warga menyambut Kota Nusantara, karena membuka kesempatan dari sektor ekonomi. "Kami akan siapkan warga agar faham bagaimana mengelola finansial dan transaksi digital," jelasnya.

Diharapkan warga dapat memanfaatkan peluang untuk menjadi bagian transformasi ekonomi, sosial, budaya dan kultural.

Identitas warga berupa kartu tanda penduduk (KTP) juga bakal berganti menjadi KTP Kota Nusantara, kata dia, bukan lagi Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.

OIKN apresiasi antusiasme warga dan meminta bersiap menjadi warga Kota Nusantara, dengan kultur tetap terjaga sebagai ciri khas kearifan lokal, demikian Bambang Susantono.

Dia berharapseluruh warga Kecamatan Sepakudapat menjadi pelaku bukan penonton, Warga harus bisa memanfaatkan peluang atau kesempatan melakukan kreasi dan inovasi seperti berjualan melakukanwebsiteatau aplikasi berupa berjualan daring atauonline(e-commerce) bakal difasilitasi OIKN.

"Warga Kecamatan Sepaku bisa menjual produk kerajinan tangan, produk makanan kemasan atau kuliner dan lain sebagainya," ujarnya.

Saat ini, kata dia, Kota Nusantara terus berproses pembangunan fisik dan administrasi, sehingga warga Kecamatan Sepaku nanti berganti kartu tanda penduduk (KTP) Kota Nusantara, ibu kota negara Indonesia.

"Administrasi kependudukan akan berubah menjadi KTP Kota Nusantara, bukan lagi KTP Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara dengan hadirnya ibu kota negara Indonesia," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Inggris Tolak Tekanan Uni E...
Daerah
Dua Petugas PLN Gadungan Pe...
Ekonomi
Belasan Orang Diamankan dal...

Mawar de Jongh Rilis Single Terbaru “Oh Semoga”

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Mawar de Jongh Rilis Single...
Advertisement
KBRI: Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Arab Saudi

KBRI: Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Arab Saudi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.