Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seluruh Puskesmas dan RS Harus Siaga, Pekanbaru Catat 11.707 Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 15:31 WIB | Oleh:
Seluruh Puskesmas dan RS Harus Siaga, Pekanbaru Catat 11.707 Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Doc: ANTARA/Bayu Agustari Adha
Ket. Kondisi Kota Pekanbaru yang diselimuti kabut asap.

Pekanbaru -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru Provinsi Riau mencatat 11.707 kasus gangguan kesehatan dialami warga akibat terpapar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kiriman hingga pertengahan Oktober 2026.

Kepala Dinkes Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, menjelaskan angka tersebut merupakan data kumulatif yang dihimpun sejak 25 Agustus 2026. Pendataan dimulai tepat setelah ditetapkannya status siaga darurat kebakaran lahan di wilayah Pekanbaru.

"Seluruh data kesehatan tersebut berhasil direkap dari fasilitas pelayanan kesehatan yang tersebar di kota tersebut, yakni mencakup 21 puskesmas dan 30 rumah sakit. Dari total belasan ribu kasus yang tercatat, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit yang paling dominan menyerang masyarakat," katanya di Pekanbaru, Rabu.

Secara rinci, kasus ISPA mendominasi dengan jumlah mencapai 9.816 penderita. Selain ISPA, warga juga mengalami gangguan kesehatan lain seperti asma sebanyak 892 kasus, iritasi kulit sebanyak 498 kasus, serta iritasi mata sebanyak 328 kasus.

Untuk meminimalisasi dampak yang semakin meluas, Dinkes lanjutnya terus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan medis. Salah satu upaya yang ditingkatkan adalah mengimbau warga agar membatasi aktivitas di luar rumah dan wajib menggunakan masker saat berpergian.

"Masyarakat juga dianjurkan untuk menutup pintu, jendela, serta ventilasi rumah guna membatasi masuknya partikel asap ke dalam ruangan. Langkah ini sangat krusial untuk melindungi anggota keluarga dari paparan polusi udara, terutama bagi kelompok yang rentan terhadap penyakit pernapasan," jelasnya.

Selain menggalakkan imbauan, Diskes Pekanbaru turut membagikan masker secara gratis kepada masyarakat dengan stok yang dipastikan masih mencukupi. Pemkot Pekanbaru juga menggandeng perusahaan dan korporasi melalui program "Corporate Social Responsibility" (CSR) untuk membantu pengadaan serta penyaluran masker bagi warga.

"Dari sisi pelayanan medis, seluruh puskesmas dan rumah sakit di Pekanbaru disiagakan dengan pemenuhan obat-obatan, tabung oksigen, serta peralatan penanganan ISPA," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Ekonomi
Riset Paramadina: Kewajiban...
Luar Negeri
Inggris Tolak Tekanan Uni E...
Daerah
Dua Petugas PLN Gadungan Pe...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.