Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kereta Anjlok di WTC Mangga Dua, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Operasi Perjalanan KA

📅 Sabtu, 13 Apr 2024, 10:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kereta Anjlok di WTC Mangga Dua, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Operasi Perjalanan KA Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Tangkapan layar- Kereta Commuter Line yang anjlok di depan WTC Mangga Dua Jakarta, Sabtu (13/3/2024).

JAKARTA - PT KAI Commuter Line masih mengevakuasi rangkaian kereta rel listrik (KRL) yang anjlok di lintas Stasiun Kampung Bandan-Rajawali tepatnya di depan WTC Mangga Dua.

"Penanganan pada rangkaian seluruhnya sudah dievakuasi ke tempat aman dan tidak ada korban atas peristiwa tersebut," kata External Relations & Corporate Image Care PT KAI Commuter Line, Leza Arlan di Jakarta, Sabtu (13/4).

Menurut dia pada Sabtu (13/4) sekitar jam 07.00 WIB KRL KA 5508 relasi Kampung Bandan-Cikarang via Pasar Senen anjlok di KM 1+3/4 atau depan WTC Mangga Dua.

Saat ini kata Leza, petugas masih fokus untuk melakukan proses evakuasi rangkaian keretayang anjlok tersebut.

Leza memastikan seluruh penumpang dan awak kereta semua selamat serta telah dievakuasi ke tempat lebih aman.

Ia menambahkan untuk tetap melakukan layanan operasional, KAI Commuter merekayasa pola operasi perjalanan KRLcommuter relasi Cikarang/Bekasi - Kampungbandan via Pasar Senen maupun perjalanan Commuter Line Cikarang/Bekasi - Kampungbandan via Manggarai.

"Direlokasi perjalanannya hanya menggunakan satu jalur (karena satu jalur masih dalam proses evakuasi)," katanya.

Leza mengatakan untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan proses pekerjaan evakuasi di lokasi, KAI Commuter juga melakukan pengaturan pembatasan kecepatan perjalanan kereta saat melintas di lokasi.

KAI Commuter terus mengimbau kepada pengguna KRLuntuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.

"KAI Commuter memohon maaf atas adanya kendala perjalanan KRLpada lintas Stasiun Kampung Bandan - Stasiun Rajawali," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.