Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Untuk Atasi Kepadatan Kedaraan, Akses Masuk Jalan Tol Layang MBZ Diberlakukan Buka Tutup Situasional

📅 Kamis, 11 Apr 2024, 16:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Untuk Atasi Kepadatan Kedaraan, Akses Masuk Jalan Tol Layang MBZ Diberlakukan Buka Tutup Situasional Doc: ANTARA/HO-Jasa Marga
Ket. Akses buka tutup masuk Jalan Tol MBZ.

Jakarta - PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek memberlakukan buka tutup akses masuk ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ), dan KM 48 ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek secara situasional guna mengurai kepadatan volume kendaraan di titik tersebut.

"Guna mengurai kepadatan lalu lintas pada periode Hari Raya Idul Fitri 1445 H, atas diskresi Kepolisian, PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek selaku pengelola Jalan Layang MBZ, dan PT Jasamarga Transjawa Tol selaku pengelola ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek melakukan buka tutup di akses masuk ruas layang MBZ dan KM 48," kata General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek Desti Anggraeni dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan rekayasa lalu lintas buka tutup itu dimulai sejak pukul 13.30 WIB sebagai dampak kepadatan lalu lintas pada akses keluar KM 48+000 arah Cikampek.

Ruas tol tersebut merupakan pertemuan antara ruas Jalan Layang MBZ, serta ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Lebih lanjut ia menyampaikan pihaknya bersama Kepolisian, sementara menutup akses masuk ruas Jalan Layang MBZ, yakni akses ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 10 arah Cikampek, akses masuk dari Kalimalang Tol JORR E KM 46+200, serta akses Jatiasih Tol JORR E KM 45+200.

Menurutnya, selama penutupan akses masuk KM 10 ruas Jakarta-Cikampek yang menuju Jalan Layang MBZ berlangsung, pengguna jalan tol yang akan menuju arah Cikampek dapat melalui ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting hingga kepadatan di Jalan Layang MBZ kembali normal.

Selain itu pihaknya mengimbau pengguna jalan tol agar tetap berhati-hati dengan cara menjaga jarak aman dalam berkendara, mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan, serta pastikan kondisi kendaraan laik jalan.

Sebelumnya PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 1.368.243 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-7 hingga H-1 Lebaran atau 3-9 April 2024.

Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) barrier/utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (arah Trans-Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

53 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.