Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taipan Properti Vietnam Dijatuhi Hukuman Mati dalam Kasus Penipuan senilai $27 Miliar

📅 Kamis, 11 Apr 2024, 20:05 WIB | Oleh:

Pihak berwenang juga mengatakan 5,2 juta dokar AS yang diduga diberikan oleh Lan dan beberapa bankir SCB kepada pejabat negara untuk menyembunyikan pelanggaran bank dan situasi keuangan yang buruk adalah suap terbesar yang pernah tercatat di Vietnam.

Pihak yang ditawari suap, mantan kepala tim inspeksi Bank Negara Vietnam, Do Thi Nhan, mengatakan dalam persidangan bahwa uang tunai tersebut diserahkan kepadanya dalam kotak styrofoam oleh mantan CEO SCB, Vo Tan Van.

Setelah menyadari kotak-kotak itu berisi uang, media pemerintah melaporkan, Nhan menolak kotak-kotak itu tetapi Van menolak mengambilnya kembali.

Lebih dari 4.400 orang telah didakwa dalam pemberantasan korupsi di Vietnam, dalam lebih dari 1.700 kasus korupsi, sejak tahun 2021.

Seorang taipan properti mewah terkemuka di Vietnam, m Do Anh Dung, ketua grup Tan Hoang Minh, dijatuhi hukuman delapan tahun penjara bulan lalu setelah ia dinyatakan bersalah menipu ribuan investor dalam penipuan obligasi senilai 355 juta dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.