Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini 47 Unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Gratis Selama Arus Balik Lebaran

📅 Kamis, 11 Apr 2024, 03:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini 47 Unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Gratis Selama Arus Balik Lebaran Doc: ANTARA/HO-Utomochargeplus
Ket. SPKLU Utomo Charge+ di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Jawa Timur yang dapat dimanfaatkan oleh para pemudik berkendaraan mobil listrik pada Lebaran 2024.

Jakarta - Sebanyak 47 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) siap melayani para pemudik yang mengendarai mobil listrik selama periode perjalanan arus mudik-balik Libur Lebaran 2024.

"47 Lot SPKLU gratis itu tersebar di 12 lokasi utama, seperti Jakarta, Bekasi, Surabaya, Kediri, Bali, dan IKN," kata Dirut Utomo Chage+ Anthony Utomo dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan, layanan pengisian daya kendaraan listrik gratis
yang diinisiasi perusahaan energi Utomo Chage+ tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat hingga 14 April.

Ia memastikan, para pemudik hanya perlu untuk mengunduh aplikasi Charge+ yang tersedia di ponsel masing-masing, kemudian membuka akun dengan menggunakan email atau nomor telepon.

Selanjutnya, mengikuti tata cara pembayaran via QRIS atau kartu kredit, melakukan memindai kode batang pada layar SPKLU, dan akhirnya melakukan pengisian daya.

"Setelah selesai para pengguna akan menerima pengembalian dana atau cashback 100 persen," katanya.

Selain gratis, ia menambahkan, penggunaan SPKLU tersebut mudah dan aman.

Para pengguna mobil listrik nantinya dapat merasakan keunggulan fitur unggulan yakni dc ultra-fast charging yang membutuhkan waktu mulai dari 20 menit untuk pengisian daya

Utomo Charge+ berkomitmen untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, sehingga dapat berkontribusi pada transisi penggunaan energi bersih yang ramah lingkungan, serta mendukung upaya pencapaian emisi nol bersih yang menjadi target pemerintah pada tahun 2060 nanti.

"Bahwa dekarbonisasi emisi nol bersih ini adalah sudah menjadi target bersama antara pelaku usaha dan pemerintah," katanya.

Sebagai informasi, Kementerian Perhubungan memproyeksikan sebanyak empat ribu mobil penumpang berbasis listrik akan digunakan pada masa mudik Lebaran 2024.

Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Yusuf Nugroho mengatakan, angka tersebut merupakan proyeksi 18 persen dari total mobil listrik di tanah air yang berjumlah sekitar 23.238 unit.

Selain itu, mobil listrik yang digunakan untuk mudik tersebut tak hanya diperuntukkan untuk perjalanan luar kota, melainkan juga guna mobilitas dalam kota untuk silaturahim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.