Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada, PVMBG Catat 10 Kali Gempa Embusan Gunung Karangetang di Pulau Sitaro

📅 Rabu, 10 Apr 2024, 07:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada, PVMBG Catat 10 Kali Gempa Embusan Gunung Karangetang di Pulau Sitaro Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut.

Manado - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat 10 kali gempa embusan Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut, selama periode 16 - 31 Maret 2024.

"Terekam juga sebanyak 24 kali gempa hybrid/fase banyak, satu kali gempa vulkanik dangkal, 16 kali gempa vulkanik dalam, dua kali gempa terasa pada skala I MMI dan 95 kali gempa tektonik jauh," kata Kepala PVMBG Hendra Gunawan dalam laporan aktivitas Gunung Karangetang yang dibagikan Ketua Pos PGA Karangetang Yudia P Tatipang dalam grup percakapan Info Gunung Api Sitaro di Manado, Selasa.

Dia mengatakan, secara visual selama periode tersebut umumnya cuaca cerah hingga hujan, gunung api kadang tertutup kabut.

Pada saat cerah teramati asap kawah putih dengan intensitas sedang hingga tebal, tinggi kolom asap maksimum mencapai 100 meter di atas puncak, angin lemah hingga kencang ke arah selatan, barat daya dan barat.

Kondisi kawah utara teramati asap kawah putih sedang hingga tebal, tinggi sekitar 50 meter di atas puncak, kondisi lainnya belum tampak.

Dari hasil evaluasi, kata Hendra, kondisi visual tidak teramati adanya kejadian guguran/erupsi efusif.

Dari seismisitas, jenis gempa permukaan seperti gempa embusan dan gempa hybrid/fase banyak mendominasi kegempaan di mana kejadian ini merupakan kesetimbangan dari kubah lava di permukaan.

Dia berharap warga mewaspadai awan panas guguran dimana kubah lava lama masih ada di puncak yang sewaktu waktu dapat rubuh bersamaan dengan keluarnya lava.

"Karakteristik awan panas guguran Gunung Karangetang terjadi dari penumpukan material lava yang gugur atau longsor," ujarnya.

Gunung Karangetang erupsi efusif pada Februari 2023. Statusnya kemudian dinaikkan menjadi siaga level III setelah peningkatan aktivitas. Saat ini statusnya sudah turun menjadi waspada level II.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.