Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Padati Masjid Istiqlal Jakarta untuk Shalat Idul Fitri

📅 Rabu, 10 Apr 2024, 07:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Padati Masjid Istiqlal Jakarta untuk Shalat Idul Fitri Doc: ANTARA/Prisca Triferna
Ket. Masyarakat mengantre masuk Masjid Istiqlal Jakarta untuk Shalat Idul Fitri di Jakarta, Rabu (10/4/2024).

Jakarta - Masyarakat mulai memadati Masjid Istiqlal di Jakarta menjelang dimulai Shalat Idul Fitri yang rencananya dilaksanakan pada Rabu, pukul 07.00 WIB.

Pada pukul 06.35 WIB, masyarakat tampak antusias datang dan memarkir kendaraan mereka di sekitar Masjid Istiqlal.

Pengamanan juga terlihat ketat mengingat Presiden Joko Widodo serta Wakil Presiden Ma'ruf Amin juga melaksanakan Shalat Id di Masjid Istiqlal pada hari ini.

Beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju juga telah tiba di Masjid Istiqlal untuk melaksanakan shalat, seperti Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Pada Selasa (9/4) malam, Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah atau Idul Fitri 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, lewat sidang isbat.

Keputusan diambil berdasarkan ketinggian hilal yang berkisar antara 4 derajat 52,7 menit hingga 7 derajat 37,8 menit dan elongasi berkisar 8 derajat 23,68 hingga10 derajat 12,94 menit.

"Berdasarkan hisab posisi hilal wilayah Indonesia yang sudah masuk kriteria MABIMS, serta adanya laporan hilal yang terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal tahun 1445 Hijriah jatuh pada Hari Rabu, 10 April 2024 Masehi," kata Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam konferensi pers penetapan sidang Isbat.

Sidang isbat digelar Selasa (9/4), sejak pukul 17.00 WIB hingga ditutup dengan penetapan 1 Syawal/Idul Fitri pada pukul 19.00 WIB. Kegiatan diawali paparan secara terbuka mengenai posisi bulan sabit baru (hilal) berdasarkan data astronomi oleh para pakar.

Dengan penetapan tersebut, maka dipastikan 1 Syawal 1445 Hijriah antara keputusan pemerintah, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah jatuh pada hari yang sama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.