Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerbang Besar Ishtar, Pintu Menuju Keajaiban Kota Babilonia

📅 Selasa, 09 Apr 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Namun Jerman masih bisa bernegosiasi dengan pasukan pendudukan Inggris untuk mengirimkan sebagian temuan mereka ke Berlin, termasuk Gerbang Ishtar. Apa yang dipajang pada 1920-an bukanlah keseluruhan gerbangnya karena gerbangnya terlalu besar. Meski begitu, bagian tersebut menghidupkan kemegahan Babilonia kuno dengan cara yang belum pernah terjadi selama ribuan tahun.

Kisah Dua Tiran

Setelah Perang Dunia Kedua, penggalian besar lainnya dilakukan, kali ini dipimpin oleh arkeolog Italia, kata Machinist. Dan kemudian muncullah Saddam Hussein, yang mengambil alih kekuasaan pada tahun 1979.

"Dia mendapat anggapan bahwa dia bukan sekadar seorang Muslim Sunni, namun merupakan keturunan langsung dari para pahlawan Babilonia di masa lalu. Jadi dia mulai merekonstruksi situs tersebut pada tahun 1980-an," kata dia.

Di atas fondasi kuno, Saddam membangun salinan gerbang dan istana Nebukadnezar; dengan gaya raja Babilonia, ia memasukkan prasasti tentang karyanya sendiri.

Dalam sejarah, Nebukadnezar diketahui telah menghancurkan Kota Sidon di Fenisia, mengalahkan tentara Mesir dan pada 587 SM menjarah Kuil Sulaiman di Yerusalem.

Setiap kali tentara Nebukadnezar pindah ke wilayah baru, mereka memperbudak penduduk dan menjarah harta bendanya. Dengan tenaga kerja dan harta rampasan barunya, Nebukadnezar membangun kembali ibu kota Babilonia.

Dia menyelesaikan istana ayahnya, membangun Taman Gantung untuk istrinya dan membangun tembok Babilonia, sebagian karena kewaspadaan terhadap prediksi lama nabi Yesaya dari Yehuda pada abad ke-8 SM bahwa kota itu akan jatuh.

Pada 2003 dan 2004, pasukan Amerika Serikat dan Polandia mengubah kawasan situs arkeologi kota kuno tersebut, termasuk Gerbang Ishtar, Jalan Prosesi, dan Kuil Ninmah, menjadi pangkalan militer, lengkap dengan landasan helikopter.

Menurut studi yang dilakukan oleh British Museum, kerusakan yang terjadi sangat parah. Sekitar 300.000 meter persegi (4.000 hektare) situs arkeologi tersebut tertutup kerikil, yang juga mencemari area yang belum digali.

Parit telah digali menjadi gundukan arkeologi ketika sebuah kendaraan berat melaju dan merusak trotoar Jalan Prosesi. Sembilan patung naga di Gerbang Ishtar yang pondasinya dengan batu bata berhias binatang yang ada pada zaman Babilonia telah rusak.

Saat ini pengunjung Museum Pergamon di Berlin, yang memamerkan gerbang Ishtar. Para pengunjung dapat memandangnya dengan takjub, seperti yang diinginkan Nebukadnezar II sang Raja Babilonia yang termasyur itu.hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.