Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Gangguan Penerbangan, PVMBG Sambut Baik Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi Abu Vulkanik

📅 Selasa, 09 Apr 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Gangguan Penerbangan, PVMBG Sambut Baik Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi Abu Vulkanik Doc: ANTARA/Muhammad Arif Pribadi
Ket. Petugas menutup mesin pesawat yang parkir di Bandara Internasional Minangkabau menyusul sebaran abu vulkanik yang mengarah ke bandara itu.

Padang - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyambut baik langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang akan melakukan modifikasi cuaca berupa hujan buatan guna mengantisipasi sebaran abu vulkanik yang dapat mengganggu aktivitas penerbangan.

"Apabila itu (modifikasi cuaca) bisa dilakukan maka akan baik sekali agar sebaran abu vulkanik tidak sampai ke bandara," kata Ketua Tim Tanggap Darurat Letusan Gunung Marapi PVMBG Ugan Saing di Bukittinggi, Senin.

Apalagi sejak Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar erupsi pada 3 Desember 2023, pihak Otoritas Bandara Wilayah VI telah beberapa kali menutup sementara aktivitas kebandarudaraan.

Oleh karena itu, PVMG menilai langkah atau solusi yang direncanakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat cukup tepat. Hal itu sekaligus untuk memperlancar arus mudik lewat jalur udara dari dan ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

"Modifikasi cuaca ini akan sangat menolong aktivitas penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Minangkabau," ujarnya.

Sementara itu, Executive General Manager PT Angkasa Pura II Cabang BIM Indrawansyah mengatakan terus melakukan paper test berkala setiap satu jam untuk memastikan seluruh penerbangan dari dan ke bandara itu aman dari ancaman sebaran abu vulkanik Gunung Marapi.

"Kita mendapat pemantauan dari Satelit Darwin Australia dan dilakukan setiap jam, kami pantau supaya seluruh penerbangan ini aman," kata dia.

Pihaknya memastikan apabila sebaran abu vulkanik sudah mengarah atau mencapai bandara, maka otoritas bandara segera menghentikan aktivitas penerbangan hingga ancaman abu vulkanik mereda.

Sebelumnya Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan akan melakukan modifikasi cuaca berupa hujan buatan dalam rangka mengantisipasi sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi yang berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan.

"Pemerintah terus berusaha agar tidak ada gangguan penerbangan selama libur Lebaran dengan cara melakukan hujan buatan," kata Gubernur Mahyeldi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.