Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Pemkab Gresik Bersama Kementerian PUPR Bahas Rehabilitasi Rumah di Bawean

📅 Minggu, 07 Apr 2024, 07:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkab Gresik Bersama Kementerian PUPR Bahas Rehabilitasi Rumah di Bawean Doc: ANTARA/HO-Pemkab Gresik
Ket. Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto (kiri) menjelaskan kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) beserta jajaran terkait rehabilitasi rumah terdampak gempa Bawean, di Pendopo Kabupaten Gresik, Sabtu (6/4/2024).

Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik menerima kunjungan kerja Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk membahas rehabilitasi rumah terdampak gempa di Kepulauan Bawean.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Sabtu, mengatakan bahwa gempa di Pulau Bawean juga pernah terjadi puluhan tahun lalu.

"BMKG menceritakan bahwa sekitar 70 tahun lalu Pulau Bawean pernah mengalami kondisi gempa. Kami merasa prihatin, semoga dengan diskusi ini dapat menemukan titik terang dan dapat membantu rehabilitasi pascagempa di Kepulauan Bawean," ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan adapun permasalahan utama yang dihadapi di Pulau Baweanantara lain kondisi bangunan hunian yang mengalami rusak serta kondisi psikologi masyarakat yang masih ketakutan apabila terjadi gempa kembali.

"Banyak masyarakat Bawean yang saat ini takut masuk rumah terutama di malam hari. Hal ini menyebabkan masyarakat Bawean merasa khawatir jika terjadi gempa yang cukup tinggi ditambah dengan kondisi bangunan di Bawean tidak tahan gempa," ucapnya.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto memberikan contoh saat mengatasi bencana erupsi Gunung Semeru dengan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Gresik ini perlu menginisiasi kolaborasi dengan perusahaan di sekitar Gresik sertasivitas akademikauntuk mengatasi gempa di Pulau Bawean. Membuatmaster plandan disusun skala prioritas dan membentuk tim yang intensif untuk berkoordinasi di lapangan" ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya memberikan saran dan masukan terkait dampak bencana gempa di Bawean.

"Pertama, perlu melakukan sosialisasi apabila terjadi gempa kepada masyarakat Bawean bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," katanya.

Kedua, perlu melakukan gerak cepat dan membentuk tim khusus (satgas) guna mengatasi gempa.

Selanjutnya, perlu memberikan stempel pada setiap rumah yang terdampak gempa seperti rumah rusak ringan, sedang, dan berat.

"Hal ini bertujuan untuk memberikan informasi dan imbauan kepada masyarakat Bawean," ucapnya.

Kemudian, memberikan stimulan dantrauma healingkepada anak kecil dengan membentuk kelompok tertentu dengan menggunakan metode-metode yang ada seperti lagu "kalau ada gempa lindungi kepala, kalau ada gempa sembunyi di bawah meja".

"Yang terakhir, melakukan kolaborasi baik dengan perusahaan atau perguruan tinggi untuk menjadi fasilitator pendamping perbaikan rumah yang rusak dalam mengatasi gempa dan merancang pembangunan rumah untuk masyarakat yang terdampak gempa," ujar Iwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.