Stabilisasi Nilai Tukar Sia-sia, Justru Gerus Cadangan Devisa
📅 Sabtu, 06 Apr 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiAnalis Finex, Brahmantya Himayan, kepada Antara di Jakarta, Jumat (5/4), mengatakan cadangan devisa Indonesia saat ini terus menurun sejak mencapai angka tertingginya pada Desember 2023 sebesar 146 miliar dollar AS dan per Februari 2024 terus menyusut menjadi 144 miliar dollar AS, terakhir Maret, kembali turun menjadi 140,4 miliar dollar AS.
Cadangan devisa yang terus menurun itu, menurut Brahmantya, memberi sentimen yang buruk bagi rupiah.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan akhir pekan sempat tergelincir 19 poin atau 0,12 persen dan ditransaksikan di pasar uang antarbank di Jakarta pada level 15.912 per dollar AS dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di posisi 15.893 per dollar AS.
Beruntung, di akhir penutupan perdagangan pekan ini, rupiah kembali terapresiasi 45 poin atau 0,28 persen ke level 15.848 per dollar AS. "Penguatan ini akibat dari awal perputaran ekonomi yang baik menjelang Lebaran yang akan menggiring masyarakat melakukan kegiatan konsumtif setelah menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dan ini baik untuk nilai tukar kita," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!