Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat, Longsor Tutup Jalan Penghubung Sukabumi-Bogor

📅 Selasa, 02 Apr 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat, Longsor Tutup Jalan Penghubung Sukabumi-Bogor Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Petugas gabungan tengah berupaya untuk mengevakuasi material tanah yang menutupi jalan raya penghubung Sukabumi-Bogor di Kampung Palagantalang, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jabar.

Sukabumi - Bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Palagantalang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), pada Senin sekitar pukul 18.45 WIB menutup jalan penghubung Sukabumi-Bogor.

"Hingga saat ini petugas gabungan masih membersihkan sisa material tanah yang longsor dan menutupi jalan nasional yang merupakan penghubung Sukabumi-Bogor," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) ParungkudaKabupaten Sukabumi Iwan Darmawan di lokasi kejadian, Senin.

Dari pantauan di lokasi, puluhan petugas gabungan berjibaku membuka akses jalan utama penghubung Sukabumi-Bogor. Alat berat pun sudah tiba di lokasi untuk mempercepat proses evakuasi tanah yang menutup jalan raya.

Hingga pukul 21.00 WIB jalan yang berada RT 04/06, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, ini belom bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat atau lebih.

Terpantau longsoran kecil masih terjadi di lokasi kejadian, petugas gabungan pun diimbau untuk waspada antisipasi terjadinya longsor susulan.

Menurut Iwan, bencana tanah longsor yang menutup jalur utama penghubung Sukabumi-Bogor ini karena cuaca buruk seperti turun hujan deras dari pagi hingga menjelang sore, yang mengakibatkan tanah tebing di sekitar Palagan Bojongkokosan menjadi labil dan akhirnya longsor.

"Untuk korban jiwa tidak ada, namun yang kami waspadai terjadinya longsor susulan yang bisa saja menimbulkan kerusakan serta korban luka atau jiwa," ucapnya.

Dalam penanganan arus lalu lintas, pihaknya telah bekerja sama dengan Satlantas Polres Sukabumi untuk mengalihkan kendaraan, baik yang mengarah Sukabumi maupun Bogor.

Pasca-kejadiansempat terjadi penumpukan kendaraan dari dua arah karena jalan tidak bisa dilalui oleh kendaraan apapun.

Untuk tebing yang longsor sekitar 10 sampai 15 meter, karena bahu jalan baik di kiri dan kananterdapat tebing dan sering terjadi longsor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.