Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KND Sayangkan SNBP PTN 2024 Belum Mengafirmasi Siswa Disabilitas

📅 Jumat, 29 Mar 2024, 18:01 WIB | Oleh:
KND Sayangkan SNBP PTN 2024 Belum Mengafirmasi Siswa Disabilitas Doc: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Ket. Siswa disabilitas mengikuti lomba balap kursi roda pada ajang Festival Olahraga Disabilitas di SLBN A Citeureup, Cimahi, Jawa Barat, Kamis (29/2).

JAKARTA - Komisi Nasional Disabilitas (KND) menyayangkan proses Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2024 untuk perguruan tinggi negeri (PTN) vokasi belum sepenuhnya mengafirmasi kebutuhan para siswa dengan disabilitas.

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Rachmita Maun Harahap mengatakan pihaknya sudah melakukan advokasi hingga penandatangan MOU dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), namun begitu implementasinya belum dilakukan secara optimal.

"Kalau tahun sebelumnya ada kategori untuk disabilitas diterima di program tinggi melalui jalur prestasi, tapi kalau sekarang itu tidak muncul. Saya melihat panitia dari SNBP yang sekarang tidak menyediakan dan menjelaskan secara spesifik jalur atau kuota khusus untuk disabilitas yang mengikuti seleksi tersebut padahal waktu itu kami sudah advokasi dan MOU juga sama Kemendikbudristek," kata Rachmita di Jakarta pada Kamis.

Ia menerangkan pihaknya sudah lebih dulu meminta Kemendikbudristek untuk menghimbau tiap perguruan tinggi agar memberikan tiket afirmasi sedikitnya bagi tiga orang siswa disabilitas untuk diterima di perguruan tinggi

Akan tetapi, ia menilai kuota afirmasi sebesar 15 persen yang diamanatkan bagi siswa penyandang disabilitas tahun ini tetap belum terpenuhi karena tidak adanya tiket maupun sosialisasi secara masif mengenai kuota khusus tersebut.

KND berharap kuota afirmasi bagi siswa disabilitas dapat dialokasikan secara optimal, bahkan ada peningkatan jumlah setiap tahunnya, mengingat hak pendidikan penyandang disabilitas sudah diamanatkan dalam undang-undang.

"Jadi misalnya ada 500 siswa yang akan diterima, ditarget mungkin 10 persen dari 500 orang itu bisa diberikan tiketuntuk disabilitas, walaupun rapornya tidak sesuai, kurang berprestasi, ya, tetap harus diberikan kesempatan, itu wajib dan harus begitu supaya sesuai dengan aturan dari pendidikan," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan kembali melakukan kolaborasi dan advokasi dengan Kemendikbudristek guna mengawal seleksi penerimaan mahasiswa pada tahun berikutnya lebih berpihak terhadap para siswa penyandang disabilitas.* Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.