Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Putin Bersumpah akan Membalas Serangan Teror di Gedung Konser

📅 Minggu, 24 Mar 2024, 08:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Putin Bersumpah akan Membalas Serangan Teror di Gedung Konser Doc: RT/kremlin.ru
Ket. Presiden Russia Vladimir Putin.

MOSKOW - Presiden Russia Vladimir Putin pada hari Sabtu (23/3) berjanji akan menghukum mereka yang berada di balik "serangan teroris biadab" di gedung konser Moskow yang menewaskan lebih dari 130 orang. Empat pria bersenjata yang mencoba melarikan diri ke Ukraina telah ditangkap.

Kyiv dengan tegas membantah adanya hubungan apa pun dengan serangan tersebut. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Putin mencoba menyalahkan mereka.

Putin, dalam pernyataan publik pertamanya mengenai serangan itu, tidak merujuk pada pernyataan kelompok Negara Islam (ISIS) yang mengaku bertanggung jawab.

Setidaknya 133 orang tewas ketika sekelompok orang bersenjata yang menyamar menyerbu Balai Kota Crocus, di pinggiran utara Krasnogorsk, Moskow, kemudian membakar gedung tersebut pada Jumat malam.

Kelompok ISIS menulis di Telegram pada hari Sabtu bahwa serangan itu "dilakukan oleh empat pejuang ISIS yang bersenjatakan senapan mesin, pistol, pisau dan bom api," sebagai bagian dari "perang yang berkecamuk" dengan "negara-negara yang memerangi Islam".

Ini adalah serangan paling mematikan di Russia selama hampir dua dekade dan yang paling mematikan di Eropa yang pernah diklaim oleh ISIS.

Para pejabat Russia memperkirakan jumlah korban tewas akan terus meningkat, dengan lebih dari 100 orang terluka di rumah sakit.

Komite Investigasi Russia, yang menyelidiki kejahatan besar, mengatakan petugas penyelamat masih menarik jenazah dari gedung yang terbakar pada hari Sabtu.

Kementerian Situasi Darurat sejauh ini telah menyebutkan nama 29 korban, kobaran api telah mempersulit proses identifikasi.

Biadab

"Teroris, pembunuh, bukan manusia… hanya mempunyai satu nasib yang tidak menyenangkan: pembalasan dan pelupaan," kata Putin dalam pidatonya yang disiarkan televisi pada hari Sabtu.

Menyebut serangan itu sebagai "tindakan teroris yang biadab", ia mengatakan "keempat pelaku langsung…semua yang menembak dan membunuh orang, telah ditemukan dan ditahan".

Televisi Russia menunjukkan petugas keamanan menginterogasi empat pria berlumuran darah, yang berbicara bahasa Russia dengan aksen, di sebuah jalan di wilayah Bryansk barat, yang berbatasan dengan Ukraina dan Belarus.

"Mereka mencoba melarikan diri dan melakukan perjalanan menuju Ukraina, di mana, menurut data awal, sebuah jendela telah disiapkan bagi mereka di sisi Ukraina untuk melintasi perbatasan negara," kata Putin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.