Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Band For Revenge Akan Kembali dengan Lagu 'Sadrah'

📅 Rabu, 20 Mar 2024, 18:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Band For Revenge Akan Kembali dengan Lagu 'Sadrah' Doc: ANTARA/Sony Music Entertainment Indonesia

JAKARTA - Band For Revenge akan kembali dengan karya baru berjudul Sadrah, lagu genre balada emo dan pop-rock yang bercerita tentang awal perjalanan baru.

Vokalis For Revenge, Boniex Noer, sebagaimana dikutip dalam siaran pers Sony Music Entertainment Indonesia di Jakarta, Rabu (20/3), menyampaikan bahwa kata sadrah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti pasrah atau berserah.

"Kami membayangkan bahwa Sadrah menceritakan tentang sebuah kekalahan cinta yang justru menjadi awal dari sebuah perjalanan baru bagi sang tokoh utama," kata Boniex.

"Lagu ini sangat memancarkan pergulatan batin yang terjadi ketika sang tokoh utama kesulitan memproses kesedihan barunya, namun di sisi lain, dia harus segera melapangkan dadanya," kata dia.

Boniex menyampaikan bahwa Sadrah akan menjadi pembuka karya baru dari For Revenge, yang sedang mempersiapkan album baru bertajuk Perayaan Patah Hati-Babak II.

"Bila Perayaan Patah Hati-Babak I diibaratkan sebagai sebuah pesta, maka kami ibaratkan album kami yang akan datang, Perayaan Patah Hati-Babak II, sebagai sebuah perjalanan. Lagu Sadrah ini barulah pembuka, yang mana lagu-lagu berikutnya akan menceritakan apa yang terjadi selanjutnya," ujar Boniex.

Band emo For Revenge asal Bandung, Jawa Barat, beranggotakan empat orang, yakni Boniex Noer (vokal), Arief Ismail (gitar), Izha Muhammad (bass), dan Ari Pribadi (perkusi).

Saat ini, For Revenge berkarya di bawah naungan label musik Sony Music Entertainment Indonesia.

Band tersebut pada 2022 mengeluarkan album Perayaan Patah Hati-Babak I, yang memuat lagu balada pop-rock emosional seperti Serana, Jakarta Hari Ini, dan Untuk Siapa? yang membuat band masuk nominasi penerima penghargaan Anugerah Musik Indonesia.

Kesuksesan lagu Serana dan album Perayaan Patah Hati-Babak I telah mendorong band untuk berkembang dan menghasilkan karya-karya yang lebih baik.

"Kami menyadari dua hal penting, pertama, ekspektasi publik terhadap karya kami semakin besar. Kedua, kami harus mencari cara untuk menumbuhkembangkan musikalitas kami tanpa meninggalkan DNA For Revenge," kata Boniex.

"Satu hal yang pasti, kami tidak ingin menjadi musisi yang stagnan," kata dia.??????? Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.