AS Optimistis Tidak Akan Mengalami Stagflasi Ekonomi
📅 Jumat, 15 Mar 2024, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMenurutnya, hal itu disebabkan kedua negara adidaya tersebut merupakan mitra dagang utama Indonesia di pasar internasional.
"Kalau dalam pengamatan saya, Jepang dan Inggris itu relatif lebih lemah pengaruhnya terhadap Indonesia, dibandingkan dengan Tiongkok dan Amerika, terutama Tiongkok," katanya.
Faisal mengatakan berdasarkan prediksi dari IMF, pada 2024 laju pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan mengalami pelemahan sekitar 1 persen, sedangkan AS diproyeksikan akan mengalami penurunan yang awalnya 2,1 persen menjadi 1,5 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!