Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Sejumlah Daerah Berpotensi Alami Hujan Lebat Pada Senin

📅 Senin, 11 Mar 2024, 08:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Sejumlah Daerah Berpotensi Alami Hujan Lebat Pada Senin Doc: ANTARA/Wahyu Putro A
Ket. Ilustrasi. Dua orang pesepeda menembus hujan lebat di jalan Merdeka Selatan, Jakarta.

Jakarta - Sejumlah daerah di Indonesia berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada Senin termasuk beberapa kota besar, menurut peringatan dini cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Dalam peringatan cuaca BMKG yang dikutip dari Jakarta, Senin, sejumlah titik di provinsi yang diprakirakan mengalami hujan lebat adalah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Selain itu, hujan lebat juga berpotensi turun di wilayah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Sedangkan hujan dengan intensitas yang lebih ringan berpotensi terjadi di Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Bali, dan Kalimantan Selatan.

Hujan lebat dapat turun di sejumlah kota besar di Indonesia termasuk Semarang, Banjarmasin, Pangkal Pinang, Bandar Lampung dan Mamuju. Dengan hujan sedang diprakirakan terjadi di Yogyakarta, Palangka Raya, dan Kupang.

Khusus wilayah DKI Jakarta, hujan sedang berpotensi turun di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur serta Kepulauan Seribu. Sementara hujan ringan terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara.

BMKG memasukkan sejumlah wilayah dalam kategori waspada dampak hujan lebat seperti banjir. Termasuk wilayah di Sumatera Barat, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

Kategori waspada juga diberikan pada Senin kepada Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.