Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Sumbar Pulihkan Jaringan Listrik Akibat Banjir

📅 Jumat, 08 Mar 2024, 15:30 WIB | Oleh:
PLN Sumbar Pulihkan Jaringan Listrik Akibat Banjir Doc: ANTARA/HO-Humas PLN
Ket. Petugas PLN memperbaiki jaringan listrik yang padam akibat terdampak banjir di Sumbar, Jumat (8/3).

PADANG - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat bergerak cepat memperbaiki jaringan kelistrikan terdampak banjir yang melanda provinsi itu sejak Kamis (7/3/2024).

"Total 98 ribu pelanggan hingga pagi tadi atau sekitar 77,5 persen jaringan listriknya sudah menyala," kata General Manager PLN UID Sumatera Barat Eric Rossi Priyo Nugroho di Padang, Sumbar, Jumat.

Eric mengatakan petugas yang dikerahkan ke lapangan memulihkan 1.197 gardu dan 20 feeder hanya dalam hitungan jam.

Saat ini, PLN masih mengupayakan memulihkan atau memperbaiki 348 gardu yang masih lumpuh akibat banjir. Dari hasil pemetaan petugas di lapangan, sebagian besar tiang listrik tumbang.

"Gardu-gardu ini dalam proses perbaikan dan manuver jaringan," ujarnya.

Sebagian besar jaringan yang masih padam merupakan jaringan tegangan rendah dan jaringan tegangan menengah (JTM). Hingga kini, petugas PLN terus berupaya memperbaiki agar seluruh jaringan listrik pelanggan kembali menyala.

"Kami akan berupaya semaksimal mungkin memulihkan jaringan listrik pelanggan," ujarnya.

Eric menjelaskan untuk memulihkan jaringan JTM memerlukan waktu evakuasi yang cukup lama. Oleh karena itu, masyarakat diminta dapat memaklumi pengerjaannya.

Terakhir, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari jaringan listrik terutama saat tubuh dalam keadaan basah. Kemudian, saklar dan seluruh instalasi listrik juga harus dalam keadaan kering.

Cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa daerah mengakibatkan putusnya aliran listrik. Wilayah yang terdampak di antaranya Kota Solok, Kayu Aro, Padang Pariaman, Kota Bukittinggi, Lubuk Basung, Pasaman, Pasaman Barat, hingga Kabupaten Pesisir Selatan.

Jaringan kelistrikan yang terdampak akibat hujan berkepanjangan mencapai 1.545 gardu dan 43 penyulangserta melumpuhkan aliran listrik bagi 126 ribu lebih pelanggan PLN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.