Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diwarnai Tuduhan Curang, Shehbaz Sharif Terpilih Lagi Sebagai PM Pakistan

📅 Senin, 04 Mar 2024, 10:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diwarnai Tuduhan Curang, Shehbaz Sharif Terpilih Lagi Sebagai PM Pakistan Doc: cyprusmail
Ket. Shehbaz Sharif terpilih sebagai perdana menteri Pakistan untuk kedua kalinya.

ISLAMABAD - Shehbaz Sharif terpilih sebagai perdana menteri Pakistan untuk kedua kalinya pada hari Minggu (3/3).

Anggota parlemen yang baru dilantik di Majelis NasionalPakistan memilih Sharif dengan 201 suara, lebih dari tiga minggu setelah pemilu nasional yang diwarnai dengan tuduhan kecurangan.

"Tidak ada seorang pun yang memenangkan mayoritas. Ini adalah mandat yang terbagi. Dan sudah menjadi cara demokratis jika ini adalah mandat yang terbagi, maka partai-partai yang berpikiran sama dapat membentuk pemerintahan koalisi," kata Sharif kepada parlemen, mengacu pada pemilu 8 Februari.

Partai Liga Muslim Pakistan-Nawaz (PML-N) milik keluarga Sharif bersekutu dengan saingan mereka, Partai Rakyat Pakistan (PPP), serta beberapa faksi yang lebih kecil, untuk menghalangi kandidat Imran Khan.

Sebagai imbalannya, PPP - sebuah partai dinasti yang diperintah oleh keluarga mantan perdana menteri Benazir Bhutto - dijanjikan jabatan presiden untuk Asif Ali Zardari, suami Bhutto.

Mantan perdana menteri Khan dipenjara menjelang pemilu dan dilarang mencalonkan diri, sementara partainyaPakistanTehreek-e-Insaf (PTI) menjadi sasaran tindakan keras berupa penangkapan dan sensor.

Kandidat-kandidat PTI dipaksa mencalonkan diri sebagai calon independen namun tetap mendapatkan lebih banyak kursi dibandingkan partai lain.

Namun, jumlah tersebut tidak mencapai jumlah yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan, sehingga membuka jalan bagi kembalinya Sharif.

Omar Ayub Khan menentang Sharif sebagai calon pilihan anggota parlemen yang setia kepada Imran Khan, dengan perolehan 92 suara.

"Mereka memenjarakan para pemimpin kami, mengambil simbol pemilu kami, melakukan kecurangan dalam pemilu, namun kami tetap mempertahankan pendirian kami, dan kami akan tetap teguh pada pendirian kami," kata Omar Ayub Khan kepada parlemen.

Tiga Krisis

Sharif (72), pertama kali menjabat sebagai perdana menteri pada 2022 dan memimpin aliansi yang sangat mirip yang menggulingkan Imran Khan, mantan bintang kriket.

Sama seperti pada masa jabatan pertamanya, Sharif akan menghadapi tiga krisis yang menimpa negara berpenduduk lebih dari 240 juta jiwa itu.

Pakistanberada di ambang gagal bayar ekonomi pada masa jabatan pertamanya, sebelum kesepakatan Dana Moneter Internasional (IMF) pada menit-menit terakhir menyelamatkannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.