Studi: 1 Miliar Lebih Penduduk Dunia Menderita Obesitas
📅 Jumat, 01 Mar 2024, 09:13 WIB | Oleh: Tim PenulisMajid Ezzati dari Imperial College London, penulis utama studi tersebut, mengatakan ada tanda-tanda obesitas mulai menurun di beberapa negara Eropa selatan seperti Prancis dan Spanyol, "terutama bagi perempuan".
Namun dia mengatakan, di sebagian besar negara, terdapat lebih banyak orang yang menderita obesitas dibandingkan dengan orang yang kekurangan berat badan, yang menurut penelitian telah menurun sejak 1990.
Meskipun kurang makan adalah penyebab utama berat badan kurang, pola makan yang buruk adalah faktor utama terjadinya obesitas.
"Studi baru ini menyoroti pentingnya mencegah dan mengelola obesitas sejak awal hingga dewasa, melalui pola makan, aktivitas fisik, dan perawatan yang memadai, sesuai kebutuhan," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menambahkan, "kembali ke jalur yang benar" untuk memenuhi target global dalam mengurangi tingkat obesitas "membutuhkan kerja sama dari sektor swasta, yang harus bertanggung jawab atas dampak kesehatan dari produk mereka".
WHO telah mendukung pajak atas minuman manis, membatasi pemasaran makanan tidak sehat kepada anak-anak, dan meningkatkan subsidi untuk makanan sehat.
Para ahli mengatakan pengobatan baru terhadap diabetes juga dapat membantu memerangi obesitas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Branca mengatakan obat baru ini "merupakan alat yang penting namun bukan solusi dari masalah".
"Obesitas adalah masalah jangka panjang dan penting untuk melihat dampak obat-obatan ini terhadap efek atau efek samping jangka panjang," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!