Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Harus Berhati-hati, PVMBG Rekam Erupsi Selama 102 Detik di Gunung Semeru

📅 Minggu, 25 Feb 2024, 01:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Harus Berhati-hati, PVMBG Rekam Erupsi Selama 102 Detik di Gunung Semeru Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Ilustrasi: Kolom abu vulkanik membumbung keluar dari kawah Gunung Semeru di Jawa Timur, Rabu (21/2/2024).

Jakarta - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekam peristiwa erupsi yang berlangsung selama 102 detik muncul dari kawah Gunung Semeru di Jawa Timur.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Sigit Rian Alfian dalam laporannya yang diterima di Jakarta Sabtu mengatakan, letusan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu terjadi pukul 23.24 WIB.

"Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter," kata Sigit.

PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi.

Kemudian di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak diperbolehkan melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

PVMBG juga mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu.

Awan panas, guguran lava, dan lahar perlu diwaspadai di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Berdasarkan pengamatan PVMBG, keberadaan sumber magma pada kedalaman enam kilometer menyebabkan Gunung Semeru aktif mengalami erupsi dan berbagai aktivitas kegempaan lainnya.

Pada tahun 2023, Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut tersebut mengalami erupsi sebanyak 29.131 kali, dan menduduki posisi gunung berapi paling aktif di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.