Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira, Penjabat Bupati: Kasus Stunting di Purwakarta Menurun

📅 Minggu, 25 Feb 2024, 07:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira, Penjabat Bupati: Kasus Stunting di Purwakarta Menurun Doc: ANTARA/HO-Pemkab Purwakarta
Ket. Penjabat Bupati Purwakarta Benni Irwan.

Purwakarta - Penjabat Bupati Purwakarta Benni Irwan menyampaikan bahwa kasus stunting di Kabupaten Purwakarta Jawa Barat menurun dalam dua tahun terakhir ini.

"Stunting ini adalah masalah gizi. Kami terus berupaya mengatasi persoalan stunting," kata Bennidi Purwakarta, Sabtu.

Ia menjelaskan, bahwa selama ini masalah gizi dihadapi oleh masyarakat di beberapa kelompok usia rawan seperti remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, bayi dan balita.

Khusus untuk di wilayah Purwakarta, katanya, prevalensi stunting berdasarkan bulan penimbangan balita tahun 2022 tercatat sebesar 33 persen. Kemudian mengalami penurunan dua persen pada tahun 2023 menjadi sebesar 31 persen.

Angka tersebut diperoleh dari penimbangan rutin yang dilaksanakan oleh kader di Posyandu, yang kemudian menjadi patokan dalam melakukan intervensi-intervensi penanganan stunting.

Sedangkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan dengan menggunakan metode random sampling, angka Kabupaten Purwakarta menunjukkan dari 20,6 persen menjadi 21,8 persen.

"Hal ini Tentunya menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat belum menyeluruh dalam penanganan stunting," katanya.

Ia menyebutkan bahwa hasil survei ini sebagai bahan evaluasi, untuk ke depannya masih ada strategi yang perlu digarap terkait intervensi spesifik dari dinas kesehatan dan tingkat intervensi sensitif sejumlah organisasi perangkat daerah.

Menurut dia, upaya pencegahan stunting dapat dimulai dari pemantauan pertumbuhan balita.

"Jika di Posyandu ditemukan balita dengan berat badan yang tidak naik, maka harus segera diperiksa ke dokter atau Puskesmas," katanya.

Disebutkan, balita yang tidak naik atau berat badannya kurang dapat dicegah menjadi stunting dengan mengonsumsi protein hewani yang cukup.

Hal tersebut disampaikan karena ada bukti kuat hubungan antar stunting dan indikator konsumsi pangan yang berasal dari hewan seperti daging, ikan, telur dan produk turunannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.