Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebun Raya Ramaikan 'Cap Go Meh'

📅 Sabtu, 24 Feb 2024, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebun Raya Ramaikan 'Cap Go Meh' Doc: ANTARA/HO-Humas Kebun Raya Bogor
Ket. Suasana Kebun Raya Bogor, Jawa Barat jelang perayaan Cap Go Meh.

BOGOR - Pertunjukan Barongsai & Naga serta promosi kuliner akan dihadirkan Kebun Raya Bogor, pada hari Minggu (24/2). Kegiatan ini untuk meramaikan perayaan Cap Go Meh.

Sales and Marketing Manager Kebun Raya Bogor, Susi Suparlina, Jumat, mengatakan Showcase Barongsai & Naga akan dilaksanakan Minggu pukul 09.00 WIB sampai 10.00 WIB.

"Ini untuk menghibur pengunjung Kebun Raya Bogor. Kami mengharapkan pengunjung bisa naik hingga 50 persen," kata Susi.

Saat ini, kata dia, beberapa area Kebun Raya Bogor didekorasi dengan suasana Imlek menggunakan lampu lampion dan ornamennya. Beberapa staf pelayanan publik mengenakan topi cheongsam khas Imlek. "Pengunjung yang ingin menyaksikan Showcase Barongsai & Naga cukup membeli tiket online maupun offline," ucapnya.

Sedangkan promosi kuliner Lontong Cap Gomeh akan dilaksanakan 23-25 Februari. Di Resto Secret Garden pukul 07.00 WIB sampai 12.00 WIB dengan harga 35 ribu. Sedangkan di Resto Raasaa pukul 08.00 WIB sampai 20.00 WIB dengan harga 50 ribu.

Showcase Barongsai & Naga akan ditampilkan oleh tim dari Grup Kesenian Barongsai Bogor Indonesia. Grup kesenian yang berdiri sejak 2000 ini akan melibatkan 40 personel.

Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Bogor, Jemmy Charter, menuturkan, barongsai dan liong mengajarkan tentang semangat hidup, kejujuran, dan keberanian menghadapi tantangan.

Barongsai, kata dia, merupakan hewan yang menyerupai singa dimainkan dua orang. Sedangkan naga adalah ular raksasa yang melambangkan kewibawaan dan kekuatan.

Mereka akan menampilkan cerita naga bermain di atas awan dan singa (barongsai) bermain di dalam hutan. Barongsai ditampilkan sebagai binatang lincah dan melompat-lompat. Sedangkan liong atau naga bergerak meliuk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.