Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sentimen Eksternal Dominan, 9 April 2026

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 08:35 WIB | Oleh:
Sentimen Eksternal Dominan, 9 April 2026 Doc: istimewa

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di­perkirakan masih bergerak fluktuatif seiring dominannya pengaruh sentimen eksternal, khususnya menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS). Data ini menjadi indika­tor penting bagi arah kebijakan suku bunga The Fed, yang pada gilirannya memengaruhi arus modal global dan per­gerakan dollar AS.

Jika inflasi AS masih tinggi, ekspektasi pengetatan mo­neter dapat kembali menguat. Kondisi tersebut memberi tekanan pada rupiah melalui potensi capital outflow (arus modal keluar).

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi melihat pelaku pasar saat ini menantikan laporan indeks harga konsumen (CPI) AS periode Maret yang akan di­umumkan pada Jumat (10/4). Data tersebut dinilai akan memberikan gambaran awal terkait dampak lonjakan harga energi terhadap inflasi.

Ibrahim juga menyebut para ekonom memperkirakan inflasi bulanan AS akan meningkat, terutama didorong oleh kenaikan harga bahan bakar. Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (9/4), ber­gerak di kisaran 17.010-17.040 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Rabu (8/4), menguat 93 poin atau 0,54 persen dari sehari sebelumnya menjadi 17.012 rupiah per dollar AS. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai penguatan kurs rupiah dipengaruhi adanya peng­umuman gencatan senjata dua arah antara AS dengan Iran.

“AS menyatakan telah menyetujui penghentian semen­tara serangan terhadap Iran selama dua minggu dalam apa yang ia sebut sebagai ‘gencatan senjata dua arah’, dengan syarat Iran membuka kembali Selat Hormuz,” katanya di Jakarta.

Mengutip Anadolu, AS secara prinsip telah menerima proposal berisi 10 poin yang bertujuan untuk mengak­hiri perang. Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran menyatakan bahwa proposal tersebut akan menjadi kerangka kerja negosiasi untuk menyelesaikan kesepakat­an yang lebih luas, meskipun tidak secara terbuka merinci semua elemen rencana tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.