Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Dinkes Madina Dirikan Dua Posko Kesehatan Korban Keracunan Gas

📅 Sabtu, 24 Feb 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Dinkes Madina Dirikan Dua Posko Kesehatan Korban Keracunan Gas Doc: ANTARA/HO-BPBD Mandailing Natal
Ket. Sejumlah masyarakat menjadi korban keracunan gas di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Medan - Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara mendirikan dua posko layanan kesehatan untuk masyarakat yang diduga menjadi korban keracunan gas di Kecamatan Puncak Sorik Marapi.

Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal Muhammad Faisal Situmorang, di Medan, Jumat mengatakan dua posko kesehatan itu berada di Desa Sibanggor Julu dan Desa Sibanggor Tonga yang menjadi lokasi tempat terjadinya bencana keracunan gas tersebut.

"Posko layanan kesehatan ada dua yang disediakan. Posko kesehatan itu terletakdi Desa Sibanggor Julu dan Desa Sibanggor Tonga," ujar Muhammad Faisal Situmorang

Dalam bencana tersebut, pihaknya mencatat sebanyak 102 warga harus mendapatkan perawatan medis dari petugas kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit umum daerah setempat.

"Sejumlah orang mengalami perawatan medis. 55 orang dibawake Rumah Sakit UmumPanyabungan dan 47 dibawake Rumah Sakit Permata Madina," kata dia.

?????Ia menjelaskan keluhan korban yang tengah mendapatkan perawatan medis itu didomimasi seperti, sakit kepala, mual dan yang lainnya.

"Kami sudah melakukan penanganan, bahkan sejumlah pasien sudah disarankan pulang oleh dokter yang menanganinya," sebutnya.

Namun, kata dia, pihaknya hingga sampai saat ini belum mendapatkan laporan terkait perkembangan pasien yang sudah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.

"Sampai selesai shalat Jumat belum ada laporan pasien yang pulang atau belum. Namun kalau sudah pulang dan masih mengalami keluhan, silahkan datang lagi," ujarnya.

Sebelumnya, pada Kamis kemarinpukul 19.15 WIB terjadi keracunan gas dari salah satu perusahaan pembangkit listrik tenaga panasbumi di Kabupaten Mandailing Natal yang mengakibatkan ratusan masyarakat harus mendapatkan perawatan medis.

Bupati Mandailing Natal HM Ja'far Sukhairi Nasution mengatakan seluruh pasien yang menjadi korban bencana tersebut sudah mendapatkan perawatan medis dengan baik

"Saat ini pemerintah daerah beserta Pak Kapolres turun langsung ke rumah sakit melihat korban .Mudah-mudahan sampai detik ini menurut keterangan dokter, korban masih bisa ditangani dengan baik," kata Sukhairi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.