Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Siapkan Puskesmas dengan Fasilitas Deteksi Dini Kanker

📅 Sabtu, 17 Feb 2024, 15:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkes Siapkan Puskesmas dengan Fasilitas Deteksi Dini Kanker Doc: ANTARA/RAHMAD
Ket. Sosialisasi kanker serviks (kanker leher rahim) dan pemeriksaan Pap smear.

JAKARTA - Kementerian Kesehatan terus berupaya melengkapi fasilitas pelayanan dan deteksi dini kanker agar mudah dan murah di setiap puskesmas.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Sabtu (17/2), menjelaskan hal tersebut bagian dari strategi menurunkan angka kematian akibat kanker.

Apabila kanker diketahui lebih awal, katanya, tingkat kesembuhan penderita lebih besar dan biaya lebih murah.

"Semua puskesmas sedang kami siapkan. Harapannya tahun ini, semua alatnya bisa selesai kita bagikan secara bertahap ke 10.000 puskesmas di 514 kabupaten/kota," ujarnya

Dia mengatakan semua puskesmas di 514 kabupaten/kota sedang disiapkan untuk dapat melayani deteksi dini kanker.

Ia mengatakan layanan deteksi dini ini khususnya untuk empat jenis kanker utama, yaitu kanker payudara dan kanker serviks pada perempuan serta kanker paru-paru dan kanker usus yang kasusnya banyak ditemui pada laki-laki.

Alat kesehatan yang dimaksud, ujarnya,Probe Linear USG untuk deteksi dini kanker payudara, sedangkan tes HPV DNA dengan hasil yang dinilai lebih akurat dan mudah dibandingkan dengan Pap Smear,untuk deteksi dini kanker serviks, .

Ia menyebutkan layanan deteksi dini kanker paru-paru dan kanker usus juga akan disediakan.

Kemenkes menargetkan setiap puskesmas dapat melakukan layanan skrining kanker paru dengan alat Low Dose CT-Scan (LDCT) dan kanker usus besar dengan kolonoskopi.LDCT mampu mendeteksi lesi kecil atau nodul pada paru-paru yang mungkin merupakan tanda awal kanker paru-paru.

"Kita akan selesaikan secara bertahap di 514 kabupaten/kota supaya tiap puskesmas punya CT-Scan biar bisa melakukan prosedur Low Dose CT-Scan untuk deteksi dini kanker paru-paru dan kolonoskopi untuk deteksi dini kanker usus besar," katanya.

Menkes Budi berharap, upaya ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mau pergi ke puskesmas dan melakukan skrining serta pemeriksaan deteksi dini kanker.

Kementerian Kesehatan juga bekerja sama dengan kolegium dan organisasi profesi untuk memastikan semua rumah sakit siap melakukan layanan penyakit kanker.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.