Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

5 Jurnalis Belum Ditemukan, Polda Lampung Perluas Pencarian hingga Pulau Sebesi dan Perairan Lampung

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 12:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
5 Jurnalis Belum Ditemukan, Polda Lampung Perluas Pencarian hingga Pulau Sebesi dan Perairan Lampung Doc: Antara
Ket. Tim SAR Polda Lampung melakukan pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat meliout aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Lampung, Kamis (10/9).

Bandarlampung - Polda Lampung memperluas pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Selat Sunda.

"Wilayah pencarian akan diperluas hingga mencakup sejumlah perairan yang berada dalam wilayah hukum Polda Lampung," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari saat dikonfirmasi dari Bandarlampung, Kamis (10/9).

Ia mengatakan perluasan wilayah pencarian dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila rombongan terbawa arus hingga memasuki perairan Lampung.

"Kami mengantisipasi kalau ada kemungkinan korban terbawa ke arah perairan Lampung. Mudah-mudahan dari upaya ini ada titik terang dan informasi mengenai keberadaan rekan-rekan kita tersebut," ujarnya.

Polda Lampung, kata dia, akan terus membantu proses pencarian bersama jajaran kepolisian dan tim SAR gabungan guna menemukan keberadaan delapan orang yang masih dalam pencarian tersebut.

"Kita tidak tahu, siapa tahu ada informasi atau kabar bahwa mereka ditemukan di laut. Mudah-mudahan teman-teman kita di sana diberikan umur panjang dan segera ditemukan," katanya.

Sebelumnya, personel Polair bersama Basarnas, personel DKO Mabes, serta Brimob Polda Lampung telah diterjunkan untuk melakukan patroli di sekitar Pulau Sebesi dan sejumlah wilayah perairan Lampung.

"Untuk kemarin (9/9) ada dua tim yang kami turunkan. Tim pertama terdiri dari personel Polair, personel DKO Mabes dan Basarnas. Kemudian tim kedua terdiri dari enam anggota Polair dan lima anggota Brimob ikut menyisir perairan di wilayah Lampung dengan hasil belum ditemukan titik terang dari keberadaan mereka," kata Yuni.

Polda Lampung berencana kembali melakukan penyisiran menggunakan kapal. Selain itu, pencarian melalui udara dengan helikopter juga disiapkan apabila kondisi cuaca memungkinkan.

"Insya Allah, kalau helikopter bisa terbang dan kondisi awan serta cuaca memungkinkan, kami akan melakukan patroli melalui udara," ujarnya.

Ia menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tersebut dan berharap seluruh korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.

"Tentunya kami ikut prihatin dengan kejadian ini, mudah-mudahan rekan-rekan kita dapat ditemukan dengan kabar baik," katanya.

Berdasarkan informasi awal, rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir sekitar pukul 14.42 WIB, sebelum komunikasi dengan rombongan terputus sekitar pukul 15.04 WIB.

Sejak saat itu, keberadaan mereka belum diketahui. Tim SAR kemudian melakukan pencarian berdasarkan titik komunikasi terakhir dan lokasi yang diketahui.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.